FPL 2026/27: Haaland Seharga £15,5 Juta, Layak Jadi Kapten? Ini Kata Para Pakar
Baca dalam 60 detik
- Erling Haaland menjadi pemain termahal dalam sejarah FPL dengan harga £15,5 juta, memicu perdebatan di kalangan manajer.
- Para ahli menyarankan untuk tetap memilih Haaland karena potensi poin kaptennya yang tinggi, meski ada risiko kelelahan pasca Piala Dunia.
- Situasi Chelsea dengan Morgan Rogers dan Cole Palmer menjadi sorotan, dengan Joao Pedro direkomendasikan sebagai pilihan awal yang lebih aman.

Liga Primer Inggris akan segera bergulir, dan para penggemar Fantasy Premier League (FPL) di seluruh dunia, termasuk Indonesia, tengah bersiap menghadapi musim baru yang penuh kejutan. Hanya tiga hari menjelang tenggat waktu pendaftaran, sejumlah pertanyaan krusial masih menggantung: apakah Erling Haaland sepadan dengan banderolnya yang memecahkan rekor? Bagaimana nasib Chelsea di bawah arahan manajer baru? Dan siapa pemain murah yang wajib masuk skuad? BBC Sport menghadirkan diskusi empat pakar FPL—Pras, Holly Shand, Gianni Buttice, dan FPL Heisenberg—untuk mengupas tuntas teka-teki ini.
Musim lalu, Haaland menjadi mesin poin tertinggi dengan koleksi 239 angka, unggul empat poin dari Bruno Fernandes. Namun, harga sang penyerang Manchester City itu kini melonjak hingga £15,5 juta, menjadikannya aset termahal sepanjang sejarah permainan. Kenaikan ini memicu perdebatan sengit: apakah investasi sebesar itu akan terbayar? Para pakar menilai bahwa Haaland tetap aset penting, terutama karena peran kapten sangat menentukan di awal musim. Pras, salah satu pakar, menegaskan bahwa memulai musim tanpa Haaland sama saja dengan sengaja tertinggal dari mayoritas manajer lain yang menjadikannya kapten.
Namun, ada satu kekhawatiran besar: efek kelelahan pasca Piala Dunia. Haaland tampak kurang bertenaga saat Manchester City dikalahkan Arsenal 3-0 di Community Shield, hanya bermain 53 menit. Meski begitu, para ahli sepakat bahwa ia tetap akan menjadi starter di laga pembuka melawan Bournemouth. Gianni Buttice menambahkan bahwa di musim dengan sedikit opsi premium seperti sekarang, memiliki Haaland justru memungkinkan skuad tetap seimbang. “Tanpa Haaland, Anda akan pusing menentukan kapten setiap pekan,” ujarnya. Heisenberg, pakar lainnya, merekomendasikan untuk memulai dengan Haaland, namun tetap waspada jika performanya menurun di tengah musim.
Selain Haaland, perhatian juga tertuju pada Chelsea yang kini ditangani Xabi Alonso. The Blues menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa, yang akan bersaing dengan Cole Palmer untuk posisi gelandang serang. Para pakar menilai Joao Pedro (£7,5 juta) sebagai pilihan paling aman di lini depan Chelsea, mengingat Rogers belum pulih sepenuhnya dari tugas internasional dan Palmer baru saja pulih dari cedera. Heisenberg justru tertarik pada potensi wing-back Chelsea yang agresif, warisan taktik Alonso dari Leverkusen. Sementara itu, Pras menyarankan pendekatan wait-and-see: pantau performa mereka dalam tiga pekan pertama sebelum memutuskan untuk merekrut.
Bagi manajer FPL di Indonesia, musim ini menawarkan peluang menarik. Dengan tidak adanya jadwal Eropa bagi Chelsea, mereka bisa fokus penuh di liga domestik, yang berarti potensi poin besar. Selain itu, pemain seperti Bryan Mbeumo (£8 juta) dari Brentford dan bek Arsenal seperti Riccardo Calafiori (£5,5 juta) bisa menjadi pilihan cerdas. Arsenal, yang musim lalu mencatatkan 19 clean sheet, tetap menjadi tim pertahanan terbaik meski kehilangan William Saliba karena cedera. David Raya (£6 juta) yang telah memenangkan Golden Glove tiga kali beruntun, tetap menjadi opsi kiper yang solid.
Menjelang tenggat waktu Jumat pukul 18:30 BST, para manajer FPL di Indonesia perlu mempertimbangkan strategi dengan cermat. Apakah Anda akan berani mengambil risiko dengan Haaland yang mahal, atau justru mencari nilai dari pemain seperti Joao Pedro? Satu hal yang pasti: keputusan di awal musim akan sangat menentukan peringkat Anda. Dengan informasi yang tepat, Anda bisa memulai musim dengan percaya diri. Pertanyaannya, siapkah Anda mengambil langkah berani?



