Tinggalkan Coronation Street Demi Panggung Teater, Mollie Gallagher: Keputusan Terberat dalam Karier
Baca dalam 60 detik
- Aktris Mollie Gallagher resmi meninggalkan sinetron Coronation Street setelah enam tahun berperan sebagai Nina Lucas untuk fokus pada tur teater The Silence of the Lambs.
- Keputusan ini diambil karena jadwal syuting yang padat tidak memungkinkan baginya untuk menjalani kedua peran sekaligus, meski awalnya ia berharap bisa melakukannya.
- Pihak produksi Coronation Street mendukung penuh langkah Gallagher dan membuka peluang bagi karakternya untuk kembali di masa depan.

Keputusan berat harus diambil aktris Inggris Mollie Gallagher: meninggalkan peran impiannya sebagai Nina Lucas di sinetron legendaris Coronation Street demi mengejar tantangan baru di panggung teater. Gallagher, 28 tahun, mengaku perasaannya campur aduk—antara kesetiaan pada karakter yang telah ia perankan selama lebih dari enam tahun dan ambisi untuk menguji kemampuannya di luar layar kaca.
Pemicunya adalah tawaran untuk memerankan Clarice Starling dalam tur teater The Silence of the Lambs di Inggris, sebuah produksi yang akan berlangsung hingga Juni 2027. Awalnya, Gallagher berharap bisa membagi waktu antara syuting sinetron dan latihan teater. Namun, ia segera menyadari bahwa jadwal yang bertabrakan membuat mimpi itu mustahil. "Kedengarannya konyol sekarang, tapi saya pikir mungkin ada celah. Ternyata tidak," ujarnya kepada Radio Times.
Bagi Gallagher, meninggalkan Weatherfield—fiksi lokasi Coronation Street—bukan sekadar melepas pekerjaan. "Ini mimpi saya, tapi ketika tawaran sebesar ini datang, menolaknya akan terasa lebih menyakitkan," katanya. Keputusan ini juga menjadi lompatan besar karena tur teater tersebut merupakan pekerjaan profesional keduanya setelah bertahun-tahun berkutat di dunia TV. Ia mengakui adanya perasaan imposter syndrome yang kuat, terutama karena ia belum pernah tampil di teater profesional sebelumnya.
Meski demikian, Gallagher menikmati proses pendalaman karakter Clarice Starling, yang menurutnya sangat berbeda dari Nina. "Clarice harus membumi, tidak ada ruang untuk tingkah aneh. Awalnya saya ragu, tapi setelah berlatih dengan cermin, saya merasa karakternya mulai hidup dalam diri saya," tuturnya. Dalam produksi ini, ia beradu peran dengan John Partridge, aktor EastEnders, yang memerankan Hannibal Lecter.
Kepergian Gallagher dari sinetron yang membesarkan namanya ini meninggalkan tanda tanya besar bagi para penggemar. Namun, ia memberi secercah harapan. Dalam wawancara di This Morning, ia mengisyaratkan bahwa pintu untuk kembali ke Coronation Street tidak tertutup rapat. "Saya tidak percaya ini akhir dari kisah Nina. Saya sangat cinta Corrie, dan saya harap ini bukan perpisahan selamanya," ujarnya.
Pihak produksi Coronation Street pun memberikan dukungan penuh. Juru bicara acara tersebut menyatakan bahwa Gallagher telah menciptakan karakter yang unik dan dicintai, dan mereka mendoakan yang terbaik untuk karier teaternya. "Ini kesempatan luar biasa untuk memerankan karakter ikonik, dan kami bangga padanya," kata sang juru bicara.
Bagi penggemar sinetron di Indonesia, keputusan Gallagher menjadi pengingat bahwa dunia hiburan selalu penuh dinamika. Fenomena aktor meninggalkan peran ikonik demi tantangan baru juga kerap terjadi di industri hiburan Tanah Air, seperti ketika para pemain sinetron pindah ke layar lebar atau panggung teater. Hal ini menunjukkan bahwa aktor tidak hanya mengejar popularitas, tetapi juga pengembangan karier jangka panjang.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Nina Lucas benar-benar kembali ke Weatherfield, atau justru Gallagher akan menemukan panggilan baru yang lebih besar di teater? Keputusan ini tidak hanya menentukan arah kariernya, tetapi juga menjadi contoh bagaimana seorang seniman berani mengambil risiko demi pertumbuhan profesional.



