Maguire Berharap Rashford Bertahan: 'Aset Besar' yang Bisa Mengangkat Kualitas Setan Merah
Baca dalam 60 detik
- Bek Manchester United, Harry Maguire, secara terbuka mendukung Rashford untuk bertahan di klub, menyebutnya sebagai ancaman nyata di lini depan.
- Masa depan Rashford masih menggantung di tengah bursa transfer, meski pelatih baru Michael Carrick telah menegaskan statusnya sebagai pemain United.
- Komentar Maguire muncul setelah Rashford tampil sebagai pemain pengganti dalam laga pramusim melawan AC Milan, memberi sinyal positif bagi kedalaman skuad.

Bek senior Manchester United, Harry Maguire, angkat bicara soal masa depan Marcus Rashford yang masih menjadi tanda tanya besar di bursa transfer musim panas ini. Maguire menegaskan bahwa kehadiran pemain berusia 28 tahun itu adalah aset berharga yang mampu meningkatkan kualitas permainan tim, terutama dalam hal ketajaman di lini depan. Pernyataan ini disampaikan menyusul kekalahan 2-4 dari AC Milan dalam laga uji coba pramusim, di mana Rashford tampil sebagai pemain pengganti dan langsung menunjukkan ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Rashford, yang merupakan produk akademi United, sempat kehilangan tempat di skuad utama sejak Desember 2024 akibat hubungan yang memburuk dengan manajer sebelumnya, Ruben Amorim. Selama 18 bulan terakhir, ia dipinjamkan ke Aston Villa dan Barcelona, tetapi kini kembali ke Old Trafford setelah jeda panjang pasca Piala Dunia. Meski demikian, masa depannya belum jelas, terutama dengan masih terbukanya jendela transfer hingga akhir bulan ini.
Pelatih anyar United, Michael Carrick, pekan lalu menyebut Rashford sebagai "pemain kami", sebuah sinyal bahwa ia mungkin masuk dalam rencana tim untuk musim 2025/2026. Namun, spekulasi mengenai kemungkinan hengkang tetap menguat, mengingat beberapa klub Eropa dikabarkan masih memantau situasinya. Bagi United, mempertahankan Rashford bukan hanya soal menjaga aset, tetapi juga memperkuat opsi serangan yang musim lalu dinilai kurang konsisten.
Maguire, yang telah lama bermain bersama Rashford, menilai bahwa kontribusi pemain internasional Inggris itu tidak hanya terlihat saat bertanding, tetapi juga dalam sesi latihan. "Anda bisa melihat saat dia masuk, dia benar-benar mengancam lini belakang. Dia bisa saja mencetak gol. Dia ancaman yang sangat besar," ujar Maguire setelah laga melawan AC Milan. Ia menambahkan bahwa pengalaman bermain bersama Rashford selama bertahun-tahun membuatnya yakin pemain tersebut akan membantu tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Komentar Maguire ini muncul di tengah dinamika bursa transfer yang masih panas. United, yang musim lalu mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga, akan memulai kampanye Premier League dengan bertandang ke markas Hull City pada 22 Agustus. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Carrick, termasuk menentukan apakah Rashford akan diberi peran kunci atau justru kembali menjadi penghangat bangku cadangan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi Rashford menarik untuk disimak karena ia adalah salah satu pemain Inggris yang paling dikenal di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Basis penggemar Manchester United yang besar di Tanah Air tentu berharap Rashford bertahan dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. Selain itu, kehadirannya di laga pramusim melawan AC Milan yang disiarkan luas menjadi hiburan tersendiri bagi pecinta sepak bola tanah air.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub dan sang pemain. Jika Rashford bertahan, United akan memiliki opsi serangan yang lebih variatif, dengan kecepatan dan naluri golnya yang terbukti. Sebaliknya, jika ia pergi, klub harus segera mencari pengganti yang setara, sebuah tugas yang tidak mudah di tengah persaingan ketat bursa transfer. Pertanyaannya, akankah Carrick mampu memaksimalkan potensi Rashford dan mengembalikannya ke performa terbaik, atau justru memilih untuk melepasnya demi regenerasi skuad?



