Amazon Rilis Kindle Click Rp550 Ribu, Remote Bluetooth untuk Balik Halaman Tanpa Sentuh Layar
Baca dalam 60 detik
- Amazon memperkenalkan Kindle Click, remote Bluetooth seharga US$34,99 untuk membalik halaman e-reader tanpa menyentuh layar.
- Langkah ini menantang dominasi aksesori pihak ketiga dan bersaing langsung dengan Kobo Remote serta BOOX Tappy yang lebih murah.
- Bagi pasar Indonesia, kehadiran aksesori resmi berpotensi mengubah ekosistem penjualan e-reader yang selama ini bergantung pada impor dan produk tidak resmi.

Amazon resmi meluncurkan Kindle Click, remote Bluetooth ringkas seharga US$34,99 (sekitar Rp550 ribu) yang memungkinkan pengguna membalik halaman Kindle tanpa perlu menyentuh layar perangkat. Peluncuran ini berbarengan dengan jajaran Kindle generasi baru yang didesain lebih tipis, tanpa bezel, dan lebih ringan.
Remote mungil ini menyasar kebiasaan membaca yang sering diabaikan: menjangkau layar setiap kali ingin pindah halaman. Amazon memposisikannya untuk situasi ketika tangan tidak nyaman menyentuh perangkat, seperti membaca di bawah selimut, saat berlari di treadmill, atau ketika Kindle diletakkan di meja lipat pesawat. Alih-alih meraih e-reader, pembaca cukup menekan tombol pada remote.
Kompatibilitasnya mencakup seluruh perangkat Kindle terbaru serta model yang dirilis pada 2024 dan setelahnya. Langkah ini menandai pergeseran strategi Amazon, yang sebelumnya membiarkan pasar aksesori Kindle dikuasai produk pihak ketiga. Banyak aksesori lama menggunakan mekanisme klip yang menyentuh layar secara fisik, bukan terhubung langsung ke perangkat.
Amazon tidak sendirian di ceruk ini. Rakuten Kobo telah lebih dulu meluncurkan Kobo Remote pada tahun lalu, sementara BOOX Tappy menawarkan fungsi serupa untuk perangkat ePaper BOOX. Meski harga Kindle Click lebih tinggi, Amazon tampaknya bertaruh bahwa pengguna setia Kindle mau membayar lebih untuk aksesori resmi yang dirancang khusus bagi ekosistem mereka.
"Remote ini menyelesaikan gangguan yang cukup umum bagi pemilik e-reader," demikian pengamatan yang menggarisbawahi posisi Amazon sebagai pemain yang terlambat masuk namun memiliki basis pengguna besar.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran Kindle Click membuka peluang sekaligus tantangan. Selama ini, pengguna Kindle di Tanah Air mengandalkan aksesori impor atau produk tidak resmi yang dijual bebas di marketplace. Dengan harga resmi sekitar Rp550 ribu, ditambah biaya pengiriman dan bea masuk, aksesori ini berpotensi menjadi barang premium. Namun, jika Amazon memperluas distribusi resminya, ekosistem penjualan e-reader di Indonesia bisa bergeser dari sekadar perangkat menjadi paket lengkap dengan aksesori resmi.
Langkah Amazon juga mempertegas tren persaingan di segmen e-reader yang kembali menghangat. Setelah bertahun-tahun inovasi terasa lambat, produsen kini berlomba menghadirkan pengalaman membaca yang lebih mulus, baik melalui perangkat keras maupun aksesori. Kehadiran remote resmi dapat mendorong pemain lain untuk mempercepat riset dan pengembangan produk serupa, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen dari sisi pilihan dan harga.
Pertanyaannya, apakah pembaca Indonesia akan rela merogoh kocek lebih dalam untuk kenyamanan membalik halaman tanpa menyentuh layar? Atau justru aksesori pihak ketiga yang lebih murah akan tetap mendominasi? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: Amazon kini mengambil kendali atas pengalaman membaca yang sebelumnya diserahkan ke pasar bebas.



