V BTS Buka Suara soal Gangguan Pendengaran di Tengah Tur Dunia Arirang
Baca dalam 60 detik
- V BTS mengungkapkan pendengaran telinga kanannya hanya 30 persen dari telinga kiri, kondisi yang memburuk sejak masa wajib militer.
- Pengakuan ini muncul di tengah tur dunia Arirang yang menjadi reuni pertama ketujuh member setelah menyelesaikan wajib militer.
- Jungkook juga mengaku mengalami cedera tulang kering yang nyaris menjadi stress fracture, menambah kekhawatiran penggemar akan kondisi fisik para member.

Di tengah euforia tur dunia Arirang yang menyatukan kembali ketujuh personel BTS, kabar mengejutkan datang dari V. Dalam siaran langsung, Rabu (25/6/2025), pelantun "Slow Dancing" itu mengaku telah menjalani perawatan intensif untuk gangguan pendengaran di telinga kanannya—kondisi yang ia sembunyikan dari penggemar selama dua setengah tahun terakhir.
V, yang bernama asli Kim Tae-hyung, mengungkapkan bahwa kapasitas pendengaran telinga kanannya hanya sekitar 30 persen dibandingkan telinga kiri. "Jika pendengaran telinga kiri saya 100, maka yang kanan hanya sekitar 30," ujarnya dalam siaran langsung yang disaksikan jutaan penggemar. Pengakuan ini menjadi sorotan karena datang di tengah jadwal padat tur dunia yang baru dimulai April lalu.
Menurut V, masalah pendengaran ini justru memburuk saat ia menjalani wajib militer pada 2023. Awalnya, ia menganggap gangguan tersebut sebagai "persoalan mental" dan tidak menanggapinya serius. Namun, seiring waktu, kondisinya tak kunjung membaik. Kini, ia rutin mengonsumsi obat dan melakukan kontrol ke rumah sakit secara berkala.
Pengakuan V ini menambah daftar kekhawatiran penggemar akan kesehatan para member BTS. Sebelumnya, Jungkook, yang mendampingi V dalam siaran langsung tersebut, juga mengungkapkan cedera tulang kering yang dialaminya selama tur. Ia bahkan menyebut dirinya "di ambang stress fracture" dan harus ekstra hati-hati agar tetap bisa tampil.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu memicu kekhawatiran tersendiri. Tur Arirang dijadwalkan singgah di sejumlah kota Asia, termasuk Bangkok dan Hong Kong, namun belum ada konfirmasi apakah Jakarta masuk dalam daftar. Meski demikian, antusiasme ARMY Indonesia—sebutan penggemar BTS—terhadap tur ini tetap tinggi, mengingat ini adalah reuni pertama setelah semua member menyelesaikan wajib militer.
Wajib militer di Korea Selatan memang menjadi kewajiban bagi semua pria berbadan sehat, termasuk para personel BTS. Mereka harus menjalani dinas selama 18 bulan, yang membuat grup ini vakum sejak 2022. V bergabung dengan militer pada 2023 dan baru selesai pada Juni 2025. Masa dinas yang berat, termasuk latihan fisik intensif, kerap meninggalkan dampak kesehatan jangka panjang bagi para selebritas.
Menurut analis kesehatan, gangguan pendengaran seperti yang dialami V bisa disebabkan oleh paparan suara keras yang berkepanjangan, baik saat konser maupun selama latihan militer. "Paparan bising di atas 85 desibel dalam waktu lama dapat merusak sel-sel rambut di koklea secara permanen," jelas dr. Andini, dokter THT di Jakarta. Ia menambahkan, penanganan dini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Pengakuan V ini juga membuka diskusi tentang tekanan fisik yang dialami para idol K-pop. Tur dunia dengan jadwal padat, tuntutan performa tinggi, dan kurangnya waktu istirahat menjadi risiko kesehatan yang serius. Meski demikian, V menegaskan komitmennya untuk terus tampil dan memberikan yang terbaik bagi penggemar.
Ke depan, publik akan mencermati bagaimana BTS mengelola kesehatan para member di tengah tur yang masih panjang. Apakah pengakuan V dan Jungkook akan mendorong manajemen untuk mengurangi jadwal atau memberikan perawatan ekstra? Atau justru menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung, ada harga yang harus dibayar para idola?



