Inter Kian Dekat dengan Djed Spence: Tottenham Minta €30 Juta Plus Bonus
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan antara Inter Milan dan Tottenham Hotspur untuk Djed Spence dilaporkan semakin dekat, dengan nilai transfer mencapai €30 juta plus tambahan.
- Pemain berusia 26 tahun itu dianggap sebagai solusi ideal untuk menggantikan Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid, berkat fleksibilitasnya sebagai bek sayap kanan maupun kiri.
- Jika transfer ini terwujud, Spence akan kembali ke Serie A setelah sebelumnya dipinjamkan ke Genoa pada 2024, dengan nilai pasar yang kini meningkat tiga kali lipat.

Bursa transfer musim panas kembali memanas. Inter Milan dilaporkan semakin dekat untuk mengamankan tanda tangan Djed Spence dari Tottenham Hotspur. Kabar yang beredar di Italia dan Inggris menyebutkan bahwa kesepakatan antara kedua klub hampir tercapai, dengan nilai transfer mencapai €30 juta plus bonus. Langkah ini menjadi jawaban atas kebuntuan Inter dalam mencari pengganti Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid.
Sejak ditinggal Dumfries, Inter memang kesulitan menemukan sosok yang tepat untuk mengisi pos bek kanan. Chelsea sempat menyalip dengan merekrut Marco Palestra dari Atalanta, sementara Anan Khalaili gagal lolos tes medis. Kini, Spence muncul sebagai kandidat terkuat. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport dan The Athletic, kedua sumber sepakat bahwa Spence sangat antusias bergabung dengan Nerazzurri, yang musim lalu meraih double winner Serie A dan Coppa Italia.
Ketertarikan Inter pada Spence bukan tanpa alasan. Pemain berusia 26 tahun ini menawarkan fleksibilitas yang jarang dimiliki bek sayap lain. Ia mampu bermain di sisi kanan maupun kiri, baik sebagai full-back maupun wing-back. Kemampuan ini menjadi nilai jual utama di mata pelatih Simone Inzaghi yang kerap menerapkan formasi dengan bek sayap yang dinamis.
Spence bukan nama asing di Serie A. Pada Januari hingga Juni 2024, ia menjalani masa peminjaman di Genoa. Awalnya hanya diproyeksikan sebagai pelapis Stefano Sabelli, namun performa impresifnya membuatnya menembus tim utama dan mencatatkan 16 penampilan kompetitif. Genoa sebenarnya memiliki opsi pembelian senilai €10 juta, namun tidak mengambilnya. Keputusan itu kini tampak keliru, mengingat nilai pasar Spence telah meroket lebih dari tiga kali lipat, sebagian besar berkat penampilannya bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Bagi Inter, kedatangan Spence bukan sekadar menambal lubang di lini belakang. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga daya saing di Serie A dan Liga Champions. Dengan pengalaman di kompetisi Eropa bersama Tottenham dan Genoa, Spence diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan gaya bermain Inter yang mengandalkan pressing tinggi dan transisi cepat.
Dari sisi Tottenham, melepas Spence dengan harga €30 juta plus bonus terbilang menguntungkan, mengingat mereka hanya mengeluarkan sekitar €15 juta saat membelinya dari Middlesbrough pada 2022. Keuntungan berlipat ini bisa digunakan untuk mendanai pembelian pemain lain yang menjadi prioritas manajer baru Spurs.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, transfer ini menarik untuk disimak karena memperlihatkan dinamika bursa transfer Eropa yang cepat. Selain itu, performa Spence di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan, mengingat turnamen tersebut juga disiarkan luas di Indonesia. Kehadiran pemain dengan profil seperti Spence di Inter akan menambah daya tarik Serie A yang memang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air.
Meski kabar ini masih sebatas laporan, bukan tidak mungkin kesepakatan final akan segera diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Pertanyaannya, apakah Inter akan berhenti di Spence atau masih akan berburu pemain lain untuk memperkuat skuad? Yang jelas, langkah ini menunjukkan ambisi Inter untuk kembali bersaing di level tertinggi Eropa.



