Krisis Bek Napoli Makin Parah: Marianucci Cedera, Allegri Kehabisan Amunisi
Baca dalam 60 detik
- Cedera lutut kiri memaksa Luca Marianucci absen hingga dua bulan, memperparah krisis bek tengah Napoli.
- Dengan Buongiorno dan Beukema juga belum pulih, Allegri hanya punya dua bek tengah fit untuk laga pembuka.
- Napoli kian agresif memburu bek baru, namun negosiasi dengan Chelsea untuk Badiashile masih buntu.

Badai cedera kembali melanda lini pertahanan Napoli menjelang dimulainya musim baru. Luca Marianucci, bek tengah yang baru direkrut, dipastikan absen hingga dua bulan setelah mengalami robekan ligamen kolateral medial di lutut kirinya. Cedera ini terjadi saat laga uji coba melawan Celta Vigo, memaksa pelatih Massimiliano Allegri menariknya keluar lapangan dalam kondisi kesakitan.
Kehilangan Marianucci menjadi pukulan telak bagi skuad Partenopei yang memang sudah krisis di sektor bek tengah. Sebelumnya, Alessandro Buongiorno harus menepi hingga Januari karena operasi lutut, sementara Sam Beukema masih berkutat dengan masalah Achilles kronis dan diragukan tampil di pekan-pekan awal. Dengan demikian, Allegri hanya memiliki dua bek tengah yang benar-benar fit, yaitu Amir Rrahmani dan Rafa Marín, ditambah Mathías Olivera yang sebenarnya berposisi sebagai bek kiri.
Kondisi ini jelas mengkhawatirkan, terutama karena Napoli akan menghadapi Genoa di laga pembuka Serie A. Kedalaman skuad yang tipis membuat tim asal Campania itu rentan terhadap cedera atau akumulasi kartu. Allegri pun dituntut untuk segera mencari solusi, baik dengan memaksimalkan pemain yang ada maupun dengan berburu bek baru di bursa transfer.
Krisis ini juga menjadi sorotan di Indonesia, mengingat banyak penggemar Serie A yang menantikan performa Napoli musim ini. Dengan lini belakang yang rapuh, peluang Napoli untuk bersaing di papan atas semakin menantang. Para pengamat menilai, kegagalan manajemen dalam memperkuat pertahanan bisa menjadi bumerang di tengah persaingan ketat melawan Inter, Juventus, dan AC Milan.
Menghadapi situasi ini, manajemen Napoli dikabarkan semakin agresif untuk mendatangkan bek baru. Target utama mereka adalah Benoît Badiashile dari Chelsea. Namun, negosiasi masih menemui kendala karena kedua klub berbeda pandangan mengenai skema transfer. Chelsea menginginkan penjualan permanen, sementara Napoli lebih memilih meminjam dengan opsi beli. Perbedaan ini membuat kesepakatan belum tercapai, padahal waktu bursa transfer semakin sempit.
Menurut analis sepak bola Italia, kegagalan Napoli dalam mendatangkan bek baru bisa berdampak signifikan pada performa tim di awal musim. “Dengan hanya dua bek tengah yang fit, Allegri tidak punya banyak pilihan untuk merotasi pemain. Ini bisa menjadi masalah besar jika salah satu dari mereka cedera atau terkena sanksi,” ujar seorang pengamat yang enggan disebut namanya.
Di sisi lain, situasi ini juga menjadi ujian bagi Allegri dalam meracik strategi. Ia mungkin akan mempertimbangkan untuk memainkan gelandang bertahan sebagai bek tengah darurat, atau mengubah formasi menjadi tiga bek dengan memanfaatkan bek sayap. Namun, solusi jangka pendek ini tentu tidak ideal untuk kompetisi sepanjang musim.
Bagi penggemar Napoli di Indonesia, kabar ini tentu mengecewakan. Banyak yang berharap tim kesayangannya bisa tampil kompetitif di Serie A dan Liga Champions. Namun, dengan kondisi skuad yang pincang, harapan tersebut mungkin harus ditunda. Pertanyaan besarnya, akankah manajemen bergerak cepat di bursa transfer untuk menambal lubang di lini belakang? Atau akankah mereka bertahan dengan skuad yang ada dan berharap tidak ada cedera tambahan?



