Rekan Setim Terkesan dengan Rekrutan Baru Juventus: 'Dia Melakukan Hal yang Tak Dilakukan Orang Lain'
Baca dalam 60 detik
- Gelandang anyar Juventus asal Bosnia, Kerim Alajbegović, menuai pujian dari rekan setimnya, Jérémie Boga, yang menyebutnya pemain tak terduga dengan kualitas langka.
- Investasi senilai €37 juta yang dikeluarkan Juventus untuk Alajbegović menandakan ambisi klub menjadikannya aset jangka panjang di lini serang.
- Pujian Boga mencerminkan iklim kompetitif yang sehat di skuad Juventus, sekaligus menegaskan potensi Alajbegović untuk langsung berkontribusi di musim ini.

Jérémie Boga, penyerang sayap Juventus, memberikan penilaian tinggi terhadap rekrutan anyar klub, Kerim Alajbegović. Dalam wawancara dengan Sky Sport, Boga menyebut pemain muda asal Bosnia tersebut sebagai talenta yang tidak mudah ditebak dan mampu melakukan hal-hal di luar kebiasaan pemain lain. Pujian ini muncul kurang dari sepekan setelah Juventus resmi mengumumkan perekrutan Alajbegović dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer mencapai €37 juta termasuk bonus.
Boga, yang bergabung dengan Juventus pada Januari lalu dan kini menjadi bagian penting dari skuad asuhan Luciano Spalletti, mengaku sudah mengenal permainan Alajbegović sebelum kedatangannya. "Saya suka menonton banyak video, jadi saya sudah tahu dia. Dia pemain yang tidak terduga, melakukan hal-hal yang tidak dilakukan orang lain, dan memiliki kualitas yang kami butuhkan," ujar Boga. Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi para penggemar Juventus yang menantikan debut Alajbegović di Serie A.
Nilai transfer sebesar €37 juta menegaskan keyakinan manajemen Juventus terhadap potensi Alajbegović, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. Pemain berusia 19 tahun itu direkrut sebagai investasi masa depan, namun kemampuannya yang langsung menonjol di sesi latihan Continassa membuatnya berpeluang besar untuk segera mendapatkan menit bermain. Kehadirannya juga menambah kedalaman skuad di lini serang, yang musim lalu kerap kesulitan mencetak gol.
Menariknya, Boga dan Alajbegović bermain di posisi yang serupa, sehingga persaingan untuk mendapatkan tempat di starting line-up diprediksi akan semakin ketat. Namun, Boga justru menyambut persaingan ini dengan positif. Ia menilai kehadiran Alajbegović akan memacu dirinya dan pemain lain untuk terus meningkatkan performa. Sikap ini sejalan dengan nada yang ditunjukkan rekan setim lainnya, yang menyambut hangat para pendatang baru di musim panas ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perekrutan Alajbegović oleh Juventus menjadi sorotan karena klub tersebut memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Kehadiran pemain muda berbakat seperti Alajbegović diharapkan dapat menambah daya tarik Serie A, yang memang memiliki banyak pengikut di Indonesia. Selain itu, langkah Juventus yang berani menggelontorkan dana besar untuk pemain muda juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, tentang pentingnya investasi jangka panjang dalam pengembangan bakat.
Meski demikian, Alajbegović masih perlu membuktikan konsistensinya di level tertinggi. Tekanan untuk tampil sesuai dengan harga transfer yang tinggi bisa menjadi beban tersendiri. Namun, dukungan dari rekan setim seperti Boga dan kepercayaan dari pelatih Spalletti memberikan modal berharga baginya. Pertanyaannya, akankah Alajbegović mampu langsung bersinar di musim pertamanya bersama Juventus, atau justru membutuhkan waktu adaptasi yang lebih lama? Semua akan terjawab seiring berjalannya kompetisi.



