Spalletti Puji Respons Juventus Lawan Inter, Gatti Diistirahatkan demi Napoli?
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengapresiasi kebangkitan timnya di babak kedua saat melawan Inter, meski sempat tertinggal dua gol.
- Federico Gatti akan diistirahatkan pada laga uji coba melawan Palermo karena kelelahan, dengan menit bermain dibatasi maksimal 30 menit.
- Kondisi Gatti menjadi perhatian mengingat ketertarikan Napoli, sementara Spalletti juga memuji Filippo Inzaghi sebagai calon pelatih top.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membeberkan evaluasi timnya jelang laga uji coba melawan Palermo di Perth, Australia. Fokus utamanya adalah respons positif anak asuhnya di babak kedua saat menghadapi Inter Milan, juara Serie A musim lalu, meski sempat tertinggal 0-2. Ia juga mengonfirmasi bahwa bek Federico Gatti akan diistirahatkan karena mengalami kelelahan ringan.
Dalam laga sebelumnya, Juventus sempat tampil ragu di babak pertama. Namun, Spalletti menilai kebangkitan di babak kedua menjadi sinyal baik. "Kami sempat ragu, tetapi tim bereaksi luar biasa. Kami bermain cepat, menarik, dan mencetak gol indah. Ini justru momen yang kami butuhkan untuk terus berkembang," ujarnya seperti dikutip Tuttomercatoweb.
Keputusan mengistirahatkan Gatti bukan tanpa alasan. Spalletti menyebut pemain berusia 26 tahun itu mengalami sedikit kelelahan. "Kami akan lihat perkembangannya. Paling tidak, dia hanya bisa bermain 20 hingga 30 menit," katanya. Kondisi ini tentu menjadi perhatian, terutama karena Napoli dikabarkan tertarik memboyong Gatti pada bursa transfer musim panas ini.
Selain membahas timnya, Spalletti juga melontarkan pujian untuk pelatih Palermo, Filippo Inzaghi. Menurutnya, meski Palermo berkompetisi di Serie B, mereka memiliki banyak pemain berpengalaman di Serie A dan dilatih oleh sosok yang sangat termotivasi. "Inzaghi pasti akan menjadi pelatih top. Dia adalah juara sebagai pemain, dan saya mengenalnya sebagai pribadi yang rendah hati," puji Spalletti.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga uji coba ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa memanfaatkan momen pramusim untuk menguji kedalaman skuad. Juventus, yang musim lalu gagal mempertahankan scudetto, tengah membangun kembali kepercayaan diri. Sementara itu, ketertarikan Napoli pada Gatti bisa menjadi salah satu drama transfer yang layak diikuti, mengingat rivalitas kedua klub di Serie A.
Laga melawan Palermo sendiri dijadwalkan berlangsung di Perth, dengan Spalletti mengakui akan menjadi pertandingan yang sulit meski berlangsung dalam suasana indah dan dukungan penonton yang besar. Ia juga mengonfirmasi bahwa Mattia Perin akan menggantikan posisi kiper utama, sebuah rotasi yang sudah direncanakan sejak awal.
Menariknya, pujian Spalletti terhadap Inzaghi tidak hanya soal kapasitas taktis, tetapi juga karakter. "Dia sangat rendah hati," tegasnya. Ini menunjukkan bahwa persaingan di lapangan tidak menghalangi rasa saling menghormati antarpelatih. Bagi Inzaghi, pujian dari pelatih sekaliber Spalletti tentu menjadi motivasi tambahan untuk membawa Palermo tampil maksimal.
Ke depannya, publik menanti apakah Gatti akan benar-benar hengkang ke Napoli atau tetap bertahan di Turin. Keputusan ini bisa memengaruhi kekuatan lini belakang Juventus musim depan. Apakah Spalletti akan memberikan menit bermain lebih kepada Gatti di laga-laga berikutnya, atau justru mempersiapkan penggantinya? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi yang jelas, pramusim ini menjadi ujian awal bagi strategi sang pelatih.



