PDIP Gelar Soekarno Cup 2026 di Surabaya, Megawati Dijadwalkan Hadir di Final
Baca dalam 60 detik
- Turnamen sepak bola nasional Soekarno Cup 2026 resmi dibuka di Stadion Gelora 10 November Surabaya, berlangsung 10โ24 Agustus.
- Ajang ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 RI sekaligus wadah pembinaan karakter generasi muda lewat olahraga.
- Megawati Soekarnoputri direncanakan menyerahkan trofi bergilir pada laga final di Stadion Gelora Bung Tomo.

PDI Perjuangan resmi membuka turnamen sepak bola nasional Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Senin (10/8). Ajang yang berlangsung hingga 24 Agustus ini menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus upaya partai membina karakter generasi muda lewat olahraga.
Turnamen yang diinisiasi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo, ini mempertemukan kontingen dari berbagai provinsi. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai sepak bola merupakan sarana strategis untuk menanamkan kedisiplinan, sportivitas, dan jiwa gotong royong. "Mas Prananda memandang sepak bola sebagai medium pembentukan mental ksatria anak muda," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin.
Pembukaan turnamen ditandai dengan penyalaan obor dan parade kontingen, serta pertunjukan seni tradisional Jawa Timur yang melibatkan sedikitnya 300 seniman. Laga pembuka mempertemukan Jawa Timur melawan Jawa Barat di Grup A. Adapun final dan penutupan dijadwalkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 24 Agustus.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, direncanakan hadir pada pertandingan final untuk menyerahkan trofi bergilir Soekarno Cup. Hasto menyebut kehadiran Megawati serupa dengan edisi 2025 di Bali. "Ibu Mega direncanakan hadir langsung, seperti tahun lalu," katanya.
Pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah pembukaan bukan tanpa alasan. Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menggarisbawahi bahwa kota ini adalah tempat kelahiran Bung Karno. "Dari kota ini kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda," ujarnya. Ia juga mengaitkan turnamen dengan sejarah olahraga Indonesia, seperti Asian Games 1962 dan Ganefo 1963, yang menurutnya merupakan bagian dari nation and character building.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, yang bertindak sebagai tuan rumah, mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Ia menegaskan dukungan penuh partainya terhadap jalannya turnamen dan berharap ajang ini mampu mendorong pembentukan karakter kebangsaan. "Kami bermimpi Indonesia bisa berkompetisi di level elite dunia," katanya.
Soekarno Cup 2026 merupakan edisi ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta (2023) dan Bali (2025). Keberlanjutan turnamen ini menunjukkan komitmen partai dalam memanfaatkan olahraga sebagai alat pendidikan politik dan sosial. Namun, di balik kemeriahan, publik akan mencermati sejauh mana ajang ini mampu melampaui euforia seremonial dan benar-benar melahirkan atlet berkarakter.



