Phoebe Litchfield Bawa Sunrisers Menang Krusial, Peluang ke Knockout The Hundred Terbuka
Baca dalam 60 detik
- Sunrisers Leeds menang enam wicket atas Welsh Fire, menjaga asa lolos ke fase gugur The Hundred.
- Phoebe Litchfield mencetak 55 run dari 25 bola, menegaskan posisinya sebagai pencetak run terbanyak turnamen.
- Kemenangan ini menempatkan Sunrisers di posisi keempat dengan 16 poin, hanya dua poin di belakang Manchester Super Giants.

Phoebe Litchfield tampil gemilang dengan 55 run dari 25 bola untuk membawa Sunrisers Leeds meraih kemenangan enam wicket atas Welsh Fire, sekaligus menjaga peluang timnya melaju ke babak knockout The Hundred. Kemenangan ini juga memastikan Welsh Fire tersingkir dari persaingan menuju tiga besar.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Headingley, Leeds, Senin (12/8), Sunrisers sukses mengejar target 122 run dengan kehilangan empat wicket dan masih menyisakan 26 bola. Litchfield, yang tampil agresif sejak awal, menghantam enam four dan tiga six, memperlihatkan kemampuan memukul ke segala penjuru lapangan. Penampilannya membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Kemenangan ini membawa Sunrisers mengoleksi 16 poin, menempatkan mereka di peringkat keempat klasemen sementara. Mereka kini hanya berjarak dua poin dari Manchester Super Giants yang berada di posisi ketiga. Kedua tim akan bertemu di Old Trafford pada Selasa (13/8) dalam laga penentuan, di mana pemenangnya berhak melaju ke babak Eliminator.
Bagi Welsh Fire, kekalahan ini memupus harapan mereka untuk finis di tiga besar. Meski masih menyisakan satu pertandingan, mereka dipastikan gagal melaju ke fase gugur. Freya Kemp menjadi satu-satunya pemain Fire yang tampil menonjol dengan 72 run tidak terkalahkan dari 45 bola, namun tiga kali ia lolos dari tangkapan pemain Sunrisers, menunjukkan keberuntungan yang tidak cukup untuk membawa timnya menang.
Dari sisi bowling, Deepti Sharma tampil impresif dengan memungut tiga wicket hanya dengan kebobolan 13 run, sementara Hannah Baker menambahkan dua wicket. Penampilan disiplin para bowler Sunrisers menjadi kunci sukses menahan laju skor Fire di angka 121-8.
Litchfield, yang merupakan pencetak run terbanyak di The Hundred musim ini dengan total 262 run dari tujuh inning, mengungkapkan bahwa timnya mulai menemukan ritme yang tepat. "Kami mulai konsisten dan semuanya berjalan sesuai rencana. Saya hanya mencoba tampil sederhana, fokus pada bola, dan menikmati kebebasan bermain tanpa tekanan," ujarnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Sunrisers menjelang laga krusial melawan Manchester Super Giants. Pelatih dan penggemar berharap performa impresif Litchfield dapat berlanjut, mengingat konsistensinya menjadi kunci bagi tim untuk melaju lebih jauh.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pelajaran bagi Welsh Fire untuk mengevaluasi performa mereka, terutama dalam hal penyelesaian peluang. Freya Kemp menunjukkan kualitasnya, tetapi dukungan dari pemain lain kurang maksimal, dengan hanya Georgia Voll yang mencetak angka dua digit (16 run).
Bagi penggemar kriket di Indonesia, The Hundred memang belum sepopuler IPL atau liga domestik lainnya, namun turnamen ini menawarkan format yang cepat dan menghibur. Kehadiran pemain-pemain internasional seperti Litchfield dan Kemp menambah daya tarik, dan bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan kriket di tanah air yang tengah berupaya meningkatkan prestasi di kancah internasional.
Dengan satu pertandingan tersisa di babak grup, pertanyaan besarnya adalah: dapatkah Sunrisers memanfaatkan momentum ini untuk merebut tiket ke Eliminator? Atau akankah Manchester Super Giants yang keluar sebagai pemenang? Jawabannya akan ditentukan dalam laga sengit di Old Trafford, Selasa malam nanti.



