Liverpool Belum Layangkan Tawaran Resmi untuk Barcola, PSG Pegang Kendali Negosiasi
Baca dalam 60 detik
- Klub Merseyside dikabarkan belum mengirim proposal tertulis untuk winger Prancis itu, meski ada klaim kesepakatan telah tercapai.
- Selisih harga yang jauh antara valuasi PSG dan kemampuan finansial Liverpool menjadi batu sandungan utama dalam negosiasi.
- Nasib transfer ini bergantung pada sikap Barcola dan kesediaan PSG menurunkan permintaan, atau Liverpool mengalihkan target ke pemain lain.

Liverpool masih belum mengirimkan tawaran resmi kepada Paris Saint-Germain untuk Bradley Barcola, meski kabar yang beredar akhir-akhir ini menyebut kesepakatan sudah di depan mata. Jurnalis Sky Sport Switzerland, Sacha Tavolieri, membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa PSG belum menerima dokumen tertulis apa pun dari kubu Anfield.
Ketertarikan Liverpool terhadap Barcola sebenarnya bukan rahasia lagi. Manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, membutuhkan tambahan daya gedor di lini sayap setelah ditinggal Mohamed Salah yang hengkang secara gratis. Meski sudah mendatangkan Victor Muñoz dan memiliki opsi seperti Alexander Isak, Hugo Ekitiké, serta Florian Wirtz di lini tengah, kebutuhan akan pemain sayap eksplosif masih terasa.
Barcola, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan menggiring bola, dianggap cocok dengan gaya sepak bola agresif arahan Iraola. Namun, profilnya yang lebih nyaman bermain dari sisi kiri memunculkan perdebatan, mengingat Cody Gakpo dan Muñoz juga bisa menempati posisi tersebut. Bahkan, legenda Liverpool Jamie Carragher sempat mempertanyakan urgensi pembelian pemain berusia 22 tahun itu.
Perjalanan karier Barcola memang mengesankan. Setelah menonjol di akademi Lyon, ia direkrut PSG dengan nilai transfer sekitar £40 juta pada 2023. Musim lalu, ia mencetak 11 gol dalam 29 penampilan liga dan menjadi pencetak gol terbanyak tim, meski jumlah assist-nya menurun drastis. Namun, persaingan di skuad Les Parisiens semakin ketat dengan kehadiran Khvicha Kvaratskhelia dan Désiré Doué.
Laporan sebelumnya menyebut Liverpool telah menyampaikan proposal lisan senilai £87 juta, sementara PSG mematok harga £145 juta. Kesenjangan yang lebar ini menjadi penghalang terbesar. Tavolieri mengungkapkan bahwa diskusi memang telah berlangsung, tetapi Liverpool menegaskan tidak mampu memenuhi banderol yang diminta PSG saat ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi ini menarik karena menunjukkan dinamika transfer pemain bintang Eropa yang kerap berlarut-larut. Keputusan Liverpool akan berdampak pada persaingan di Premier League, yang juga diikuti oleh para pemain Timnas Indonesia yang merumput di liga tersebut. Jika Liverpool gagal mendapatkan Barcola, mereka mungkin akan beralih ke target lain yang lebih realistis, yang bisa mempengaruhi strategi bursa transfer musim panas ini.
Menurut analis, Liverpool mungkin sengaja menahan diri untuk memaksa PSG menurunkan permintaan, terutama jika Barcola menunjukkan keinginan pindah. Namun, PSG memegang posisi tawar yang kuat karena kontrak pemainnya masih panjang. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada sikap Barcola dan sejauh mana Liverpool bersedia mengeluarkan dana besar.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka, Liverpool harus memilih antara menunggu kompromi dari PSG, mengalihkan dana ke pemain sayap lain yang lebih murah, atau mengajukan tawaran yang mampu memenuhi ekspektasi klub Prancis tersebut. Pertanyaannya, akankah Liverpool berani mengambil langkah berisiko demi mendatangkan pemain yang diidamkan, atau justru memilih opsi yang lebih aman?



