Gio Reyna Akhiri Petualangan Bundesliga, Bergabung dengan Strasbourg
Baca dalam 60 detik
- Gelandang timnas AS, Giovanni Reyna, resmi meninggalkan Borussia Mönchengladbach dan menandatangani kontrak dengan RC Strasbourg, mengakhiri tujuh tahun kariernya di Jerman.
- Karier Reyna di Bundesliga sempat redup akibat cedera dan performa inkonsisten, meski ia tetap menjadi pilar penting bagi timnas Amerika Serikat dengan 43 caps.
- Kepindahan ini menjadi ujian baru bagi Reyna untuk menghidupkan kembali kariernya di Ligue 1, sekaligus peluang bagi Strasbourg untuk memanfaatkan potensi besarnya.

Gelandang serang tim nasional Amerika Serikat, Giovanni Reyna, resmi mengakhiri pengabdiannya di kancah sepak bola Jerman setelah tujuh tahun berkarier di Bundesliga. Pemain berusia 23 tahun itu kini melanjutkan petualangan barunya bersama RC Strasbourg, klub kasta tertinggi Liga Prancis, setelah dilepas dari Borussia Mönchengladbach.
Reyna pertama kali menginjakkan kaki di Jerman pada 2019 ketika direkrut Borussia Dortmund dari akademi New York City FC. Saat itu, ia dipandang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Bundesliga. Namun, rentetan cedera dan performa yang naik-turun membuat perkembangannya terhambat. Masa peminjaman ke Nottingham Forest pada paruh kedua musim 2023/24 juga tidak banyak membantu memulihkan performanya.
Musim panas lalu, Reyna pindah dari Dortmund ke Mönchengladbach dengan harapan mendapatkan menit bermain lebih banyak. Sayangnya, dalam 20 penampilan kompetitif bersama Die Fohlen, ia hanya mampu mencetak satu gol dan satu assist. Angka yang jauh dari ekspektasi untuk pemain sekaliber dirinya.
Meski demikian, nama Reyna tetap bersinar di level internasional. Ia telah mengoleksi 43 caps bersama timnas AS dan tampil dalam lima pertandingan pada Piala Dunia 2026. Salah satu momen gemilangnya adalah gol spektakuler dengan punggung kaki saat melawan Paraguay. Total, selama membela Dortmund dan Gladbach, Reyna mencatatkan 125 penampilan Bundesliga dengan kontribusi 16 gol dan 13 assist.
Direktur olahraga Gladbach, Rouven Schröder, mengakui kualitas Reyna namun menyayangkan cedera yang terus menghantuinya. "Gio adalah pemain luar biasa yang sayangnya hanya menunjukkan secuil potensinya selama setahun di Borussia. Ia tidak mampu tampil konsisten karena berbagai cedera. Kami mendoakan yang terbaik untuknya dalam tantangan menarik di Prancis," ujarnya.
Kepindahan Reyna ke Strasbourg menarik untuk disimak, terutama karena klub tersebut berada di bawah naungan BlueCo, konsorsium yang juga memiliki Chelsea. Hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi Reyna untuk kembali ke panggung sepak bola Eropa yang lebih bergengsi. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perjalanan Reyna menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana cedera dan tekanan bisa memengaruhi karier seorang pemain muda, sekaligus bukti bahwa talenta sejati tetap punya peluang bangkit di liga lain.
Ligue 1 memang dikenal sebagai liga yang kompetitif, tetapi juga memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang. Strasbourg, yang musim ini berjuang di papan tengah, bisa menjadi tempat ideal bagi Reyna untuk memulihkan kepercayaan diri dan kembali ke performa terbaiknya. Pertanyaannya, akankah ia mampu memanfaatkan kesempatan ini dan membuktikan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu prospek terbaik Amerika Serikat? Waktu yang akan menjawab.



