Efek Newey Belum Terasa: Mengapa Aston Martin Masih Tertatih di F1 2026?
Baca dalam 60 detik
- Keterlambatan Adrian Newey bergabung dan masalah teknis membuat mobil Aston Martin belum kompetitif, dengan desain penuh pertamanya baru muncul pada 2027.
- Kalender F1 2026 berpotensi berubah drastis: seri Qatar dan Abu Dhabi terancam batal, dengan Imola sebagai kandidat pengganti di tengah ketidakpastian geopolitik.
- Perburuan gelar F1 2026 diprediksi berlangsung ketat hingga akhir musim, dengan tim-tim besar seperti McLaren, Ferrari, dan Mercedes terus berganti-ganti keunggulan melalui paket upgrade.

Kegagalan Aston Martin tampil kompetitif di paruh pertama musim F1 2026 memunculkan pertanyaan besar: mengapa sentuhan Adrian Newey, desainer yang dijuluki terbaik sepanjang masa, belum juga membuahkan hasil? Padahal, paket teknis anyar yang dibawa tim asal Inggris itu di Grand Prix Hungaria, yang mengantar Fernando Alonso lolos ke sesi kualifikasi kedua untuk pertama kalinya musim ini, dinilai sebagai langkah maju yang signifikan.
Jawabannya, menurut analisis BBC Sport, terletak pada serangkaian keterlambatan yang beruntun. Regulasi aerodinamika baru untuk musim 2026 baru dipublikasikan pada 2 Januari 2025, namun Newey baru resmi memulai tugasnya sebagai managing technical partner pada 2 Maret. Begitu tiba, ia langsung meminta tim menghentikan pekerjaan yang sudah berjalan dan beralih ke konsep desainnya. Alhasil, Aston Martin langsung tertinggal dua bulan dari rival-rivalnya.
Masalah tak berhenti di situ. Terowongan angin (wind tunnel) tim baru siap digunakan pada pertengahan April, sehingga total keterlambatan menjadi hampir empat bulan. Lebih parah lagi, pada November 2025 tim baru menyadari bahwa Honda, pemasok mesin mereka, tertinggal jauh dalam pengembangan power unit. Kombinasi mobil yang belum matang dan mesin yang kurang bertenaga membuat awal musim menjadi mimpi buruk, dengan mobil yang tidak kompetitif dan tidak andal.
Namun, Newey dan timnya tidak tinggal diam. Mereka melakukan 'perombakan besar-besaran' dalam cara kerja, memperbaiki organisasi, dan merombak total mobil. Hasilnya terlihat di Hungaria: mobil yang jauh lebih ringan dengan downforce meningkat, memangkas waktu putaran hingga sekitar dua detik. Meski begitu, ini baru permulaan. Upgrade mesin Honda baru akan hadir di GP Belanda, dan diprediksi hanya akan menutup sebagian kecil dari kesenjangan dengan mesin terdepan. Desain penuh pertama yang sepenuhnya digarap Newey baru akan muncul pada 2027, dan itu pun masih bergantung pada perkembangan mesin Honda.
Di sisi lain, kalender F1 2026 juga dihantui ketidakpastian. Seri penutup di Qatar dan Abu Dhabi terancam batal akibat konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Presiden F1, Stefano Domenicali, menyatakan keputusan akan diambil pada pertengahan September. Jika situasi tidak membaik, balapan pengganti kemungkinan besar digelar di Imola, Italia, pada awal Desember. Meski cuaca di Eropa saat itu dingin, Domenicali berargumen bahwa kondisi trek di Imola masih lebih hangat dibandingkan Las Vegas yang digelar malam hari pada akhir November. Lagipula, opsi lain seperti Thailand tidak memiliki sirkuit, Afrika Selatan terkendala masalah lama, dan Portimao belum siap hingga 2027.
Bagi penggemar F1 di Indonesia, dinamika ini menarik untuk dicermati. Meski tidak ada seri di Asia Tenggara tahun ini, perubahan kalender dan rivalitas antar tim akan memengaruhi strategi pabrikan yang juga memiliki pasar di kawasan ini. Ketatnya persaingan di papan atas, dengan McLaren, Ferrari, Mercedes, dan Red Bull yang silih berganti unggul, menjanjikan paruh kedua musim yang menegangkan. Direktur tim McLaren, Andrea Stella, bahkan memperkirakan tim terkuat di akhir musim akan terus menambah kecepatan hingga setengah detik dalam 11 balapan tersisa, sebuah laju pengembangan yang luar biasa.
Pertanyaannya, apakah Aston Martin bisa mempercepat proses belajar dan memanfaatkan sisa musim ini untuk membangun fondasi menuju 2027? Atau justru tim-tim lain yang akan semakin menjauh? Yang jelas, era regulasi baru ini masih menyimpan banyak kejutan, dan 'efek Newey' mungkin baru akan benar-benar terasa ketika musim 2027 bergulir.



