Palhinja di Ambang Pintu Keluar Bayern, Juventus dan Milan Siap Berebut
Baca dalam 60 detik
- Bayern Munich secara terbuka menyatakan tiga pemainnya tidak masuk rencana musim depan, termasuk gelandang Joao Palhinha yang kini bernilai sekitar โฌ15-20 juta.
- Juventus dan AC Milan tengah memantau situasi Palhinha sebagai opsi lini tengah, dengan Milan diuntungkan oleh kehadiran pelatih Ruben Amorim yang cocok dengan gaya bermainnya.
- Nilai transfer yang anjlok drastis dari โฌ50 juta menjadi โฌ15-20 juta membuka peluang klub Italia dan Benfica untuk mendapatkan pemain berusia 31 tahun itu.

Bayern Munich secara gamblang mengisyaratkan bahwa masa depan Joao Palhinha tidak lagi di Allianz Arena. Gelandang asal Portugal itu masuk dalam daftar pemain yang siap dilepas klub juara Bundesliga tersebut, memicu perburuan dari dua raksasa Serie A, Juventus dan AC Milan.
Direktur Olahraga Bayern, Max Eberl, dalam konferensi pers baru-baru ini menegaskan bahwa tiga pemain telah diberi lampu hijau untuk hengkang. โKami memiliki tiga pemain yang siap kami lepaskan. Mereka tidak memiliki masa depan di Bayern. Jika mereka memutuskan bertahan, itu akan sulit, karena mereka bukan bagian dari rencana kami dan tidak akan mendapat peran,โ ujar Eberl. Media Jerman menyebut Palhinha, Sacha Boey, dan Bryan Zaragoza sebagai trio yang dimaksud.
Palhinha, 31 tahun, kembali ke Bayern setelah menjalani masa pinjaman semusim di Tottenham Hotspur, di mana ia membantu Spurs terhindar dari degradasi. Namun, pelatih Vincent Kompany tidak memasukkan namanya dalam skema tim. Kini, pemain yang direkrut Bayern dari Fulham dengan mahar lebih dari โฌ50 juta pada 2024 itu hanya dibanderol sekitar โฌ15-20 jutaโsebuah penurunan nilai yang drastis.
Bagi Juventus, Palhinha menjadi opsi segar di lini tengah yang tengah diremajakan. Bianconeri diperkirakan akan melakukan perombakan besar di sektor tersebut pada bursa musim panas ini, dengan beberapa pemain bebas transfer juga masuk radar. Sementara itu, AC Milan melihat Palhinha sebagai kandidat ideal untuk mengisi pos gelandang bertahan, terutama dengan hadirnya pelatih anyar Ruben Amorim. Gaya permainan fisik dan terstruktur yang diusung Amorim dinilai cocok dengan karakter Palhinha sebagai perebut bola ulung.
Menurut laporan Calciomercato, Milan saat ini masih fokus pada pos gelandang serang, tetapi potensi kepergian beberapa pemain di lini tengah bisa membuka ruang bagi Palhinha. Di sisi lain, kepulangan ke Portugal juga bukan kemustahilan. Benfica dikabarkan terus memantau situasi pemain yang pernah mengaku ingin pulang kampung suatu hari nanti.
Faktor biaya menjadi kunci. Dengan banderol yang lebih realistis dan fleksibilitas Bayern yang bersedia meminjamkan dengan opsi pembelian, persaingan mendapatkan Palhinha diprediksi semakin ketat. Pertanyaannya, mampukah klub-klub Italia memanfaatkan peluang ini, atau justru Benfica yang akan memenangkan perburuan?



