Newcastle dan Liverpool Bersatu Beri Penghormatan Terakhir untuk Kevin Keegan
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dan Liverpool berencana menggelar tribute bersama untuk Kevin Keegan pada laga pembuka Premier League 23 Agustus 2026.
- Keegan, legenda kedua klub yang meninggal di usia 75 tahun, akan dikenang dengan foto di menit ketujuh dan hening cipta di pertandingan pramusim.
- Rencana penghormatan permanen masih dimatangkan dengan melibatkan keluarga, suporter, dan Premier League.

Newcastle United dan Liverpool tengah merancang penghormatan bersama untuk Kevin Keegan, legenda yang pernah membela kedua klub, menjelang laga pembuka Premier League musim 2026-27 di St James' Park. Keegan meninggal pekan ini pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker stadium empat.
Dalam pernyataan resmi, Newcastle mengonfirmasi telah berkomunikasi dengan Liverpool untuk memastikan kenangan Keegan dihormati secara layak sebelum pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu, 23 Agustus pukul 16.30 BST itu. Klub juga akan bekerja sama dengan kelompok suporter, termasuk Fan Advisory Board, Newcastle United Supporters Trust, dan Wor Flags, serta Premier League untuk menyusun bentuk tribute.
Keegan mengawali karier gemilangnya di Liverpool, di mana ia memenangi tiga gelar liga, Piala Eropa, dua Piala UEFA, dan Piala FA dalam enam musim. Ia kemudian menjadi pemain Newcastle pada 1982 dan kembali sebagai manajer satu dekade kemudian, membawa klub promosi ke Premier League pada 1992-93 dan finis kedua pada 1995-96. Karismanya yang membara dan gaya bermain menyerang membuatnya dicintai di Tyneside maupun Merseyside.
Newcastle telah mengumumkan serangkaian tribute selama pertandingan pramusim. Tim pria, wanita, dan U-21 akan mengenakan gelang hitam. Sebelum laga persahabatan melawan Gateshead akhir pekan ini, akan diadakan hening cipta. Foto Keegan akan ditampilkan di layar St James' Park pada menit ketujuhโmerujuk nomor punggung tujuh yang ia kenakanโsaat tim pria menghadapi Bayer Leverkusen (15 Agustus) dan Strasbourg (16 Agustus). Tribute serupa akan dilakukan saat tim wanita melawan Inter Milan pada 16 Agustus, dengan ajakan applaus selama satu menit.
Klub juga menyatakan akan berkonsultasi dengan keluarga Keegan untuk rencana penghormatan permanen. Keluarga Keegan dalam pernyataan pekan ini mengatakan ia meninggal "dikelilingi istri dan putri-putrinya". Keegan sebelumnya menjalani evaluasi gejala perut pada Januari sebelum diagnosis kanker stadium empat diumumkan pada Juni.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, sosok Keegan mungkin lebih dikenal sebagai manajer timnas Inggris (1999-2000) dan Manchester City, namun warisannya sebagai pemain dan manajer di Newcastle serta Liverpool tetap abadi. Momen tribute bersama dua rival ini menjadi pengingat bahwa rivalitas sepak bola bisa dikesampingkan demi menghormati legenda sejati. Pertanyaan yang mengemuka: akankah penghormatan serupa juga dilakukan di Anfield saat Liverpool menjamu Newcastle nanti?



