Leeds United Siapkan Gebrakan: Julian Brandt Jadi Target Utama, Brenden Aaronson Terancam Dilepas
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan serius mendatangkan Julian Brandt yang berstatus bebas transfer dari Borussia Dortmund untuk memperkuat lini serang.
- Brenden Aaronson, gelandang serang asal Amerika Serikat, terancam dijual setelah statistiknya menunjukkan produktivitas rendah di Premier League.
- Manajer Daniel Farke menuntut tambahan kualitas skuad, dan Brandt dinilai sebagai peningkatan signifikan dibandingkan Aaronson.

Leeds United tengah mengincar Julian Brandt, gelandang serang berpengalaman yang baru saja hengkang dari Borussia Dortmund, sebagai prioritas utama bursa transfer musim panas ini. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub asal Yorkshire tersebut serius meningkatkan kualitas tim setelah promosi ke Premier League, sekaligus mengancam posisi Brenden Aaronson yang performanya dinilai kurang memuaskan.
Manajer Daniel Farke secara terbuka meminta investasi tambahan dari pemilik klub, 49ers, untuk membawa Leeds ke level berikutnya. Klaim tersebut langsung direspons dengan mendatangkan Harry Wilson dan Tarik Muharemovic. Namun, untuk menyeimbangkan keuangan, Leeds juga harus menjual pemain. Nama yang paling mungkin dilepas adalah Brenden Aaronson, gelandang serang asal Amerika Serikat yang dibeli seharga ยฃ25 juta pada 2022.
Aaronson memang tampil di hampir semua pertandingan liga musim lalu dan mencatatkan empat gol serta lima assist. Namun, angka-angka itu menutupi kelemahan fundamentalnya. Statistik menunjukkan ia hanya rata-rata menyelesaikan 19 operan per 90 menit, berada di 25 persen terbawah pemain Premier League. Peluang yang diciptakan juga minim, hanya 1,1 per 90 menit, lebih rendah dari 70 persen gelandang serang lainnya. Lebih buruk lagi, ia kehilangan bola 2,7 kali per 90 menit, angka yang lebih tinggi dari 93 persen pemain di liga.
Kondisi ini membuat Farke mempertimbangkan untuk menjual Aaronson dan merekrut Julian Brandt yang berstatus bebas transfer. Brandt, 30 tahun, telah menghabiskan tujuh musim di Dortmund dan memiliki pengalaman luas di Bundesliga serta Liga Champions. Statistiknya musim lalu jauh lebih impresif: ia menyelesaikan hampir dua kali lipat operan sukses per pertandingan, menciptakan 1,8 peluang per 90 menit, dan hanya kehilangan bola 1,02 kali per 90 menit. Mantan pelatihnya, Dirk Kunert, bahkan menyebut Brandt "luar biasa" dalam mengolah bola.
Menurut laporan The I Paper dan jurnalis Ben Jacobs, Leeds telah melakukan pembicaraan langsung dengan perwakilan Brandt dan bahkan telah mengajukan tawaran. Brandt dianggap sebagai tipe pemain yang sesuai dengan strategi rekrutmen Leeds musim panas ini: mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Pengalamannya di level tertinggi Eropa membuatnya menjadi opsi ideal untuk mengisi posisi nomor 10 yang selama ini diisi Aaronson.
Keputusan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Aaronson yang berharap bertahan di Elland Road. Namun, jika kesepakatan dengan Brandt tercapai, masa depan pemain Amerika itu di Leeds hampir pasti berakhir. Pertanyaan besarnya, mampukah Leeds memaksimalkan peluang emas mendatangkan pemain sekaliber Brandt secara gratis? Atau justru akan kehilangan kesempatan karena persaingan dari klub lain?



