Chelsea Ungguli Arsenal dan MU dalam Perburuan Alex Scott: Gelandang Bournemouth Tolak Perpanjangan Kontrak
Baca dalam 60 detik
- Alex Scott menolak perpanjangan kontrak baru dari Bournemouth, membuka peluang bagi Chelsea, Arsenal, dan Manchester United untuk merekrutnya.
- Chelsea menjadi kandidat terdepan karena kebutuhan mendesak menggantikan Enzo Fernandez yang kemungkinan hengkang, dengan Scott yang sudah teruji di Premier League.
- Bournemouth dikabarkan membanderol Scott dengan harga di atas £80 juta, menjadikannya salah satu transfer termahal di bursa musim panas ini.

Persaingan merekrut gelandang tengah Alex Scott memasuki babak baru setelah pemain berusia 22 tahun itu menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Bournemouth. Langkah ini langsung memicu pergerakan tiga klub Premier League—Chelsea, Arsenal, dan Manchester United—yang kini bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangannya.
Keputusan Scott untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Vitality Stadium, meski kontraknya masih berlaku hingga 2028, menjadi sinyal kuat bahwa ia siap meninggalkan klub pantai selatan Inggris tersebut. Menurut laporan Sky Sports, sang gelandang ingin mencari tantangan baru di level yang lebih tinggi, dan ketiga klub besar itu siap menampung ambisinya.
Chelsea menjadi pihak yang paling agresif dalam perburuan ini. Kepergian potensial Enzo Fernandez—yang musim lalu tampil dalam 61 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 16 gol dan 10 assist—membuat lini tengah The Biru membutuhkan pengganti sepadan. Manajer anyar Chelsea, Xabi Alonso, dikabarkan sangat mengagumi kemampuan Scott yang sudah terbukti di Premier League. Selain Scott, Chelsea juga dikaitkan dengan gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, serta telah menyelesaikan transfer Morgan Rogers, bintang Timnas Inggris di Piala Dunia.
Arsenal juga memiliki alasan kuat untuk merekrut Scott. Martin Zubimendi kehilangan tempat utama di akhir musim 2025-26, sementara Myles Lewis-Skelly yang baru berusia 19 tahun masih minim pengalaman. Kekhawatiran akan kebugaran Declan Rice—yang bermain di enam dari tujuh pertandingan Inggris di Piala Dunia—semakin memperkuat kebutuhan The Gunners akan tambahan amunisi di lini tengah.
Sementara itu, Manchester United harus menghadapi kepergian Casemiro yang kontraknya habis, ditambah cedera lutut Manuel Ugarte yang diprediksi membuatnya absen panjang. Meski Setan Merah sudah mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans, kebutuhan akan gelandang bertahan kelas atas masih terasa. Namun, kehadiran dua pemain baru itu mungkin membuat United sedikit lebih tenang dalam negosiasi.
Bournemouth sendiri tidak berniat melepas Scott dengan harga murah. Klub asuhan Andoni Iraola itu dikabarkan akan bertahan pada tuntutan harga di atas £80 juta, angka yang bisa menjadi rekor transfer bagi Bournemouth. Meski Scott menolak perpanjangan kontrak, The Cherries tidak terdesak untuk menjual musim panas ini karena kontraknya masih panjang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League berlomba memperkuat lini tengah dengan pemain muda berkualitas. Jika Scott bergabung dengan Chelsea, ia akan menjadi rekan setim pemain Timnas Indonesia, seperti yang mungkin menarik perhatian publik tanah air. Namun, hingga kesepakatan resmi tercapai, persaingan antara tiga raksasa Inggris ini masih akan terus memanas.
Dengan harga selangit dan minat dari tiga klub teratas, masa depan Alex Scott akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik musim panas ini. Akankah Chelsea berhasil mengamankan servisnya, atau justru Arsenal atau Manchester United yang mengejutkan?



