MLS Berburu Dampak Messi: Dari Panggung Piala Dunia ke Lapangan Amerika
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi akan kembali ke Inter Miami setelah final Piala Dunia, meningkatkan daya tarik MLS secara global.
- Komisioner MLS Don Garber menyebut fenomena Messi sebagai mimpi yang menjadi nyata, memperkuat strategi liga memadukan bakat lokal dan superstar.
- Kehadiran Antoine Griezmann di Orlando City dan Piala Dunia 2026 di AS diyakini menjadi katalis pertumbuhan sepak bola Amerika.

Major League Soccer (MLS) bersiap memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk melompat ke level berikutnya, dengan Lionel Messi sebagai ujung tombak. Megabintang Argentina itu akan kembali berseragam Inter Miami begitu final Piala Dunia usai, membawa serta pamor yang semakin melambung berkat aksinya di semifinal kontra Inggris.
Dua dekade lalu, David Beckham membuka era baru MLS saat bergabung dengan LA Galaxy. Kini, Messi—yang tiga tahun lalu menandatangani kontrak dengan klub milik Beckham—memberi dampak yang tak kalah monumental. Komisioner MLS Don Garber mengakui bahwa tak ada yang membayangkan pemain sekaliber Messi akan berlaga di liga Amerika Serikat. "Fakta bahwa ia bisa memberikan umpan silang kaki kanan di menit akhir, memenangkan pertandingan di depan dunia, dan kemudian melepas jersey Argentina untuk mengenakan jersey MLS—saya tak pernah bermimpi itu bisa terjadi," ujar Garber.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi panggung yang dinanti Garber sebagai batu loncatan bagi era baru MLS. Ia optimistis perpaduan pemain lokal dan superstar global akan menjaga grafik pertumbuhan liga tetap positif. Keyakinan itu diperkuat oleh kedatangan Antoine Griezmann, top skor sepanjang masa Atletico Madrid, yang baru saja bergabung dengan Orlando City. Griezmann menilai level kompetisi MLS kini lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Bagi Indonesia, fenomena ini memberi gambaran bagaimana sepak bola bisa tumbuh pesat jika dikelola dengan strategi yang tepat. MLS membuktikan bahwa investasi pada pemain bintang tidak hanya meningkatkan kualitas tanding, tetapi juga membangun basis penggemar baru. "Piala Dunia juga membantu anak-anak Amerika menikmati sepak bola dan ingin mulai menendang bola," kata Griezmann. "Semoga kami bisa memberikan pertunjukan di stadion untuk membuat anak-anak ingin bermain sepak bola."
Garber sebelumnya menyatakan kepada Reuters bahwa turnamen empat tahunan di kandang sendiri akan menjadi landasan bagi era baru MLS. Pertanyaan besarnya: akankah dampak Messi dan Griezmann mampu mengubah sepak bola menjadi olahraga utama di Amerika Serikat, atau hanya sekadar ledakan sesaat? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa musim ke depan.



