Fiorentina Lepas Amir Richardson ke Le Havre, Opsi Beli €8 Juta
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina mengirim gelandang Amir Richardson ke Le Havre dengan status pinjaman plus opsi pembelian senilai €8 juta.
- Pemain timnas Maroko itu gagal bersinar di Florence meski tampil 43 kali, hingga akhirnya dipinjamkan ke FC Copenhagen pada Januari lalu.
- Kepulangan Richardson ke Le Havre menjadi angin segar bagi klub Ligue 1 yang ingin memperkuat lini tengah tanpa biaya besar di awal.

Fiorentina resmi melepas gelandang tengah Amir Richardson ke Le Havre dengan skema pinjaman yang disertai opsi pembelian permanen senilai €8 juta. Kesepakatan ini mengakhiri petualangan singkat pemain berusia 24 tahun tersebut di Serie A yang hanya berlangsung sekitar satu setengah musim.
Menurut laporan L’Equipe dan Le Parisien, seluruh detail kontrak telah rampung dan Richardson dijadwalkan menjalani tes medis pada akhir pekan ini. Langkah ini menjadi babak baru bagi pemain kelahiran 2002 yang sebelumnya memperkuat Stade Reims sebelum diboyong Fiorentina pada musim panas 2024 dengan biaya transfer €9 juta plus bonus.
Meski mencatatkan 43 penampilan di semua ajang dan menyumbang dua gol serta satu assist, performa Richardson di Florence dinilai kurang memuaskan. Pelatih anyar Fiorentina, Fabio Grosso, tidak memasukkan namanya dalam rencana skuad musim depan, sehingga ia pun dipinjamkan ke FC Copenhagen pada Januari 2026. Kini, ia kembali ke klub yang membesarkan namanya, Le Havre, tempat ia memulai karier di tim muda sejak 2019 hingga pindah pada 2022.
Kepindahan Richardson ke Le Havre juga menjadi angin segar bagi klub Ligue 1 yang tengah berjuang di papan tengah klasemen. Dengan opsi pembelian yang relatif terjangkau, Le Havre bisa mengamankan jasa gelandang bertahan yang pernah memperkuat timnas Prancis di level junior sebelum beralih ke Maroko. Bagi Fiorentina, langkah ini sekaligus membersihkan daftar gaji dan memberi ruang bagi rekrutan anyar.
Di sisi lain, Fiorentina juga tengah memproses kepergian Robin Gosens ke Schalke 04 dengan skema pinjaman berstatus wajib tebus di akhir musim sebesar €2,5 juta plus bonus. Gosens, yang didatangkan dari Inter Milan pada 2023, gagal menemukan performa terbaiknya di Italia.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan bursa transfer seperti ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya adaptasi pemain di liga baru. Richardson, yang sempat menjadi andalan di Reims, justru tenggelam di Florence. Kisahnya mengingatkan bahwa nilai transfer tinggi tidak selalu menjamin kesuksesan, terutama ketika pemain harus beradaptasi dengan kultur dan taktik yang berbeda. Ke depannya, Le Havre akan berharap Richardson bisa kembali ke performa terbaiknya dan menjadi pilar di lini tengah.



