Liberali Pilih Como, Tolak Tawaran Kembali ke AC Milan
Baca dalam 60 detik
- Como resmi mendatangkan gelandang muda Mattia Liberali dari Catanzaro dengan klausul rilis €6 juta.
- Liberali menolak ajakan AC Milan yang hanya bersedia membayar €3 juta untuk mengaktifkan klausulnya.
- Pelatih Cesc Fabregas menjadi daya tarik utama bagi Liberali untuk bergabung dengan Como hingga 2031.

Como resmi mengamankan jasa gelandang serang Mattia Liberali setelah mengaktifkan klausul rilis senilai €6 juta dari Catanzaro. Pemain berusia 19 tahun itu memilih menolak tawaran kembali ke AC Milan, klub yang membesarkannya, demi bergabung dengan proyek ambisius Como di bawah asuhan Cesc Fabregas.
Liberali, yang merupakan produk akademi Milan, meninggalkan San Siro pada musim panas lalu karena frustrasi minimnya kesempatan bermain di tim utama. Ia bergabung dengan Catanzaro secara gratis, namun Milan masih memiliki hak 50 persen dari penjualan di masa depan. Ketika Como menunjukkan minat, Milan berusaha membujuk Liberali untuk kembali dengan harga lebih murah, yakni €3 juta, namun sang pemain tetap pada keputusannya.
“Saya sangat antusias memulai perjalanan di Como,” ujar Liberali dalam pernyataan resmi klub. “Saya ingin berkembang dan meningkat, dan saya merasa memiliki kesamaan visi dengan klub. Saya sudah berbicara dengan pelatih, dan filosofi permainannya sangat cocok untuk saya. Saya tidak sabar untuk bermain di Sinigaglia dan bertemu para penggemar.”
Keputusan Liberali menunjukkan tren baru di sepak bola Italia: pemain muda mulai berani meninggalkan klub besar demi menit bermain dan pengembangan karier yang lebih terjamin. Como, yang baru promosi ke Serie A, menawarkan proyek jangka panjang dengan pelatih legendaris seperti Fabregas. Fabregas sendiri memuji kemampuan Liberali sebagai pemain kreatif dengan teknik tinggi dan kepercayaan diri dalam menguasai bola.
Bagi AC Milan, kehilangan Liberali menjadi pukulan tersendiri. Klub tidak hanya kehilangan prospek muda berbakat, tetapi juga potensi keuntungan finansial. Dengan klausul rilis yang diaktifkan Como, Milan hanya akan menerima 50 persen dari €6 juta, atau sekitar €3 juta, sesuai kesepakatan sebelumnya dengan Catanzaro. Jika Liberali terus berkembang, nilai transfernya bisa meroket, dan Milan hanya akan mendapat setengahnya.
Di sisi lain, Como menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun skuad kompetitif. Setelah mendatangkan beberapa pemain berpengalaman, mereka kini mulai merekrut talenta muda berpotensi tinggi. Liberali diharapkan menjadi bagian penting dari permainan menyerang Fabregas, yang dikenal mengutamakan penguasaan bola dan kreativitas di lini tengah.
Langkah Liberali juga bisa menjadi contoh bagi pemain muda Indonesia yang kerap dihadapkan pada pilihan antara bergabung dengan klub besar namun minim menit bermain, atau klub kecil dengan jaminan pengembangan. Keputusan ini menekankan pentingnya faktor pelatih dan filosofi klub dalam menentukan karier seorang pemain.
Dengan kontrak panjang hingga 2031, Como berinvestasi besar pada Liberali. Pertanyaan selanjutnya: akankah ia mampu memenuhi ekspektasi dan menjadi bintang baru Serie A? Ataukah keputusan meninggalkan Milan akan menjadi penyesalan di kemudian hari? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun langkah berani ini patut diapresiasi.



