Brentford Tahan Igor Thiago: Tottenham Siapkan Dana Rp1,8 Triliun demi Penyerang 22 Gol
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur mengincar Igor Thiago dari Brentford sebagai opsi utama lini depan, dengan banderol mencapai £90 juta atau setara Rp1,8 triliun.
- Penyerang Brasil berusia 25 tahun itu mencetak 22 gol di Premier League musim lalu, hanya kalah dari Erling Haaland dalam perburuan sepatu emas.
- Persaingan ketat dengan Chelsea dan kebutuhan Spurs akan 'nomor 9' murni membuat transfer ini menjadi salah satu yang paling dinanti di bursa musim panas.

Tottenham Hotspur kembali menggebrak bursa transfer dengan membidik Igor Thiago, penyerang Brentford yang musim lalu menjadi runner-up pencetak gol terbanyak Premier League. Klub asal London utara itu disebut siap menggelontorkan dana hingga £90 juta atau sekitar Rp1,8 triliun untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut, meski harus bersaing dengan Chelsea yang juga mengincar tanda tangannya.
Keputusan Spurs untuk beralih ke Thiago muncul di tengah spekulasi perekrutan Eli Junior Kroupi dari Bournemouth yang juga membutuhkan biaya tak kalah besar. Namun, pengalaman pahit mendatangkan Dominic Solanke dengan rekor klub £65 juta dua tahun lalu—yang hanya menghasilkan 12 gol liga dalam dua musim—membuat manajemen lebih berhati-hati. Solanke, yang sempat mencetak 19 gol di musim terakhirnya bersama Bournemouth, gagal memenuhi ekspektasi di Tottenham akibat cedera dan inkonsistensi.
Igor Thiago, yang baru menjalani musim penuh keduanya di Inggris, menunjukkan ketajaman luar biasa. Setelah musim pertama diganggu cedera, ia bangkit dengan 22 gol dari 38 penampilan liga, plus konversi peluang 26%—lebih baik dari Kroupi yang hanya 25%. Meski melewatkan 20 peluang emas, Thiago juga menciptakan enam peluang besar bagi rekan setimnya, tiga kali lipat dari Kroupi. Postur tubuhnya yang kekar dan kemampuannya sebagai target man membuatnya ideal menggantikan peran Solanke sebagai ujung tombak fisik.
Jurnalis Ben Jacobs, dalam podcast Last Word on Spurs, mengungkapkan bahwa pelatih Roberto De Zerbi memang mendambakan striker dengan profil seperti Thiago. "Mereka mencari pemain yang bisa menjadi andalan utama dan mencetak 15-20 gol per musim. Itulah mengapa mereka menyukai Igor Thiago," ujar Jacobs. Namun, ia menambahkan bahwa belum ada indikasi transfer akan terwujud dalam waktu dekat, mengingat Brentford enggan melepas aset berharganya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perburuan striker kelas dunia seperti Thiago menjadi tontonan menarik, terutama karena Premier League adalah liga paling populer di Tanah Air. Kehadiran pemain Brasil berpostur 190 cm ini di Tottenham bisa menambah daya tarik liga, mengingat ia pernah dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026—meski penampilannya di turnamen tersebut kurang memuaskan. Jika Spurs berhasil merekrutnya, lini depan mereka akan memiliki kombinasi kecepatan (dari pemain sayap seperti Marcus Rashford atau Rafael Leao yang juga dikaitkan) dan kekuatan fisik ala Thiago.
"Thiago, dengan segala kekurangannya di Piala Dunia, kini tak terbantahkan sebagai salah satu striker terbaik di Inggris. Perjalanannya dari tim B Ludogorets ke papan atas Premier League hanya dalam empat tahun sungguh luar biasa," tulis analis Zach Lowy.
Namun, harga selangit dan persaingan dengan Chelsea menjadi batu sandungan. Tottenham sendiri sudah menghabiskan lebih dari £200 juta untuk enam rekrutan baru musim ini, termasuk Sandro Tonali dan Mateus Fernandes. Dengan dana yang masih tersisa, manajemen harus memutuskan apakah akan memaksakan transfer Thiago atau beralih ke opsi lain seperti Kroupi yang lebih muda dan serbabisa. Pertanyaan besarnya: mampukah Spurs mengulurkan tangan lebih cepat sebelum Chelsea mengambil alih?



