Truk Crane Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Parah hingga Pagi
Baca dalam 60 detik
- Sebuah truk pengangkut crane menabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa dini hari, menyebabkan struktur jembatan miring dan nyaris roboh.
- Kecelakaan terjadi karena pengemudi diduga lengah menggunakan ponsel dan tidak memperhitungkan tinggi muatan, mengakibatkan crane tersangkut di JPO.
- Arus lalu lintas di sekitar lokasi macet total hingga pagi hari, polisi mengimbau pengendara mencari jalur alternatif.

Sebuah truk pengangkut crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.28 WIB itu membuat struktur jembatan miring dan nyaris ambruk, sementara arus lalu lintas di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan parah hingga pagi hari.
Informasi dari akun X @TMCPoldaMetro menunjukkan bahwa truk berpelat nomor B-9077-UFU masih tersangkut di JPO hingga pagi. Foto yang diunggah memperlihatkan bagian crane menjulang tinggi dan menyangkut pada rangka jembatan, menyebabkan posisi JPO tidak stabil. Petugas dari kepolisian dan instansi terkait masih berupaya melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi.
Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kronologi kecelakaan bermula saat truk melintas di bawah JPO. Pengemudi mengaku melihat keberadaan jembatan, tetapi diduga tengah fokus pada ponsel sehingga tidak menyadari bahwa tinggi muatan crane melebihi batas aman. Akibatnya, bagian crane tersangkut dan merusak struktur JPO secara signifikan.
โPengemudi melihat bahwasanya ada jembatan JPO, namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone,โ ujar petugas BPBD. โAkibatnya karena tidak memperhitungkan maksimum ketinggian muatan, unit yang sedang diangkut menyangkut bagian jembatan JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah.โ
Kecelakaan ini kembali menyoroti masalah keselamatan transportasi di Jakarta, khususnya terkait kendaraan angkutan berat yang melintasi jalan dengan batas ketinggian terbatas. JPO di Jalan Kapten Tendean sendiri merupakan fasilitas penyeberangan yang kerap digunakan pejalan kaki, terutama pada jam sibuk. Kerusakan parah pada JPO dipastikan akan mengganggu mobilitas warga, setidaknya hingga perbaikan selesai dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bekerja mengevakuasi truk crane dan membersihkan lokasi. Kepolisian mengimbau pengendara untuk menghindari ruas Jalan Kapten Tendean dan mencari jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan. Belum ada informasi resmi mengenai kerugian material maupun kemungkinan sanksi bagi pengemudi. Pertanyaan yang mengemuka: apakah insiden ini akan mendorong evaluasi lebih ketat terhadap pengawasan kendaraan angkutan berat di Jakarta?



