Leigh Leopards Kian Panas di Super League: Kalahkan Castleford 24-18
Baca dalam 60 detik
- Leigh Leopards menang tipis 24-18 atas Castleford Tigers, memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir.
- Kemenangan ini membawa Leigh ke posisi ketujuh klasemen, hanya terpaut selisih poin dari zona play-off Super League.
- Castleford harus puas dengan kekalahan kelima dalam enam laga terakhir, meski sempat menyamakan skor di babak pertama.

Leigh Leopards mempertahankan asa lolos ke babak play-off Super League setelah menaklukkan Castleford Tigers dengan skor 24-18 di laga yang berlangsung sengit, Jumat malam. Kemenangan ini menjadi yang kesembilan bagi Leigh dalam sebelas pertandingan terakhir, mempertegas konsistensi performa tim asuhan Adrian Lam.
Leigh sempat unggul cepat 12-0 melalui dua percobaan yang tercipta di luar dugaan. Lachlan Lam membuka keunggulan setelah memanfaatkan tendangan chip David Armstrong yang memantul sempurna. Tak berselang lama, Armstrong sendiri menambah angka setelah menerima umpan terobosan Jack Hughes. Namun, Castleford tidak tinggal diam. Sam Hall yang baru masuk dari bangku cadangan berhasil mengejar tendangan grubber Daejarn Asi untuk memperkecil ketertinggalan. Menjelang turun minum, Mikaele Ravalawa, yang awalnya menjadi pemain ke-18, menerobos pertahanan Leigh dan menyamakan kedudukan setelah konversi Asi membentur tiang dan masuk.
Memasuki babak kedua, Leigh kembali tancap gas. Hanya butuh empat menit bagi Umyla Hanley untuk membawa timnya unggul setelah menyambar tendangan grubber Lam. Armstrong kemudian mencetak percobaan keduanya pada malam itu, memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Castleford. Meskipun sempat kehilangan Louis Senior karena kartu kuning akibat tekel tinggi, Castleford terus menekan. Phoenix Laulu-Togaga'e berhasil memperkecil skor menjadi 24-18 lima menit sebelum laga usai, namun Leigh mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Bagi penggemar rugby di Indonesia, pertandingan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Super League, kompetisi elite Inggris. Meski belum sepopuler sepak bola, rugby league mulai mendapat perhatian di Tanah Air melalui siaran langsung dan platform digital. Kemenangan Leigh menjadi contoh bagaimana tim dengan modal kepercayaan diri dan strategi jitu bisa mengatasi tekanan lawan yang tangguh.
Menurut analis olahraga, performa gemilang Lachlan Lam dan David Armstrong menjadi kunci keberhasilan Leigh. Lam, yang juga berperan sebagai pengatur serangan, tercatat terlibat langsung dalam tiga percobaan. Sementara itu, Castleford harus menyesali dua percobaan yang dianulir oleh video review, termasuk insiden kontroversial yang melibatkan Jason Qareqare. Pelatih Castleford, Craig Lingard, menilai keputusan wasit cukup keras, namun ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tidak menyerah hingga akhir.
Ke depan, Leigh masih harus berjuang keras untuk merebut tiket play-off. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi krusial. Sementara itu, Castleford perlu segera bangkit jika tidak ingin terjerumus ke zona degradasi. Akankah Leigh mampu mempertahankan momentum? Atau justru Castleford yang akan bangkit pada laga berikutnya?



