Bournemouth Kunci £90 Juta: Striker Muda Mirip Defoe Incar Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Eli Junior Kroupi, penyerang Bournemouth berusia 20 tahun, dikabarkan ingin bergabung dengan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas mendatang.
- Kroupi memecahkan rekor gol terbanyak remaja di debut Premier League (13 gol) dan disebut mirip legenda Spurs, Jermain Defoe, oleh Thierry Henry dan Bobby Zamora.
- Tottenham butuh penyerang baru setelah Dominic Solanke gagal memenuhi ekspektasi, dan Kroupi dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Tottenham Hotspur kembali membidik Bournemouth sebagai pemasok penyerang anyar. Kali ini, nama Eli Junior Kroupi muncul sebagai target utama, dengan klausul transfer mencapai £90 juta. Pemuda Prancis berusia 20 tahun itu dikabarkan telah menyatakan keinginannya bermain di Tottenham Hotspur Stadium, membuka peluang bagi Spurs untuk mengamankan jasa striker yang disebut-sebut sebagai titisan Jermain Defoe.
Kabar ini mencuat di tengah kegagalan Dominic Solanke—yang direkrut dari Bournemouth seharga £65 juta pada 2024—memenuhi ekspektasi. Solanke hanya mencetak sembilan gol Premier League di musim perdananya dan tiga gol di musim 2025/26 yang diganggu cedera. Dengan usia yang akan menginjak 29 tahun pada September, Solanke bukanlah proyek jangka panjang. Tottenham pun kembali memburu penyerang, dan Kroupi menjadi kandidat utama.
Kroupi mencuri perhatian setelah mencetak 22 gol di Ligue 2 bersama Lorient pada 2024/25, lalu pindah ke Bournemouth dengan harga £12 juta. Debutnya di Premier League musim 2025/26 langsung fenomenal: 13 gol, rekor gol terbanyak oleh remaja di musim perdananya. Ia hanya melewatkan tiga peluang emas dan memiliki rasio konversi gol 25 persen—jauh lebih efisien dibanding Solanke yang melewatkan 17 peluang emas dengan konversi 17 persen di musim terakhirnya bersama Bournemouth.
Perbandingan dengan Jermain Defoe bukan tanpa dasar. Legenda Arsenal Thierry Henry menyebut Kroupi "sangat mirip Jermain Defoe saat berada di kotak penalti", sementara mantan striker Tottenham Bobby Zamora menambahkan, "Ia mengingatkan saya pada Defoe: ayunan kaki cepat, tembakan cepat, dan hanya tertarik mencetak gol. Ia mencetak gol dari berbagai situasi." Gaya bermain Kroupi yang lincah, klinis, dan mampu melepaskan tembakan dari jarak jauh membuatnya dianggap sebagai natural-born goalscorer.
Bagi Tottenham, perburuan Kroupi juga menjadi ajang balas dendam atas kegagalan Solanke. Namun, tantangan terbesar adalah negosiasi dengan Bournemouth yang mematok harga tinggi. Spurs harus bersaing dengan Arsenal yang juga dikabarkan tertarik. Keuntungan Tottenham adalah keinginan pribadi Kroupi untuk bergabung, yang terungkap dari pembicaraan positif dengan perwakilannya. Pelatih Roberto De Zerbi disebut menjadi faktor penarik utama.
Di sisi lain, kegagalan Solanke menjadi pelajaran berharga. Spurs berharap Kroupi—yang lebih muda, lebih efisien, dan memiliki mentalitas pembunuh di depan gawang—bisa menjadi solusi jangka panjang. Namun, tekanan untuk tampil di klub sebesar Tottenham dan adaptasi dengan gaya bermain De Zerbi akan menjadi ujian berat. Mampukah Kroupi mengulang performa gemilangnya di Bournemouth dan membawa Spurs kembali ke papan atas? Atau akankah ia menjadi Solanke kedua? Musim depan akan menjawabnya.



