Mario Gila Resmi Gabung AC Milan: Potensi Besar di Balik Perpisahan Emosional dengan Lazio
Baca dalam 60 detik
- Bek asal Spanyol Mario Gila resmi bergabung dengan AC Milan dengan nilai transfer mencapai โฌ30 juta, termasuk bonus.
- Gila mengaku siap menghadapi tekanan besar di San Siro dan yakin bisa mencapai potensi maksimal bersama Rossoneri.
- Perpisahan emosional dengan Lazio diwarnai air mata, menunjukkan ikatan kuat yang terjalin selama empat tahun.

Mario Gila resmi menjadi pemain AC Milan setelah menyelesaikan transfer dari Lazio dengan nilai mencapai โฌ30 juta, termasuk bonus. Bek berusia 24 tahun itu menandatangani kontrak hingga Juni 2031 dan akan mengenakan nomor punggung 34. Dalam pernyataan perdananya, Gila mengaku siap menghadapi tekanan besar di San Siro dan yakin bisa mencapai potensi maksimal bersama klub barunya.
Transfer ini menjadi salah satu yang paling menarik di bursa musim panas Italia. Lazio menerima โฌ25 juta di muka plus โฌ5 juta dalam bentuk add-ons, namun separuh dari jumlah tersebut harus diserahkan kepada Real Madrid sebagai bagian dari klausul penjualan kembali yang disepakati saat Gila hengkang dari Madrid pada 2022. Dengan demikian, Lazio hanya menikmati sekitar โฌ15 juta dari keseluruhan nilai transfer.
Gila, yang dibesarkan di akademi Real Madrid, mengakui bahwa bermain untuk Milan memiliki bobot tersendiri. โJersey ini memiliki bobot yang sangat istimewa, saya sadar akan hal itu. Saya di sini untuk belajar dan memberikan segalanya di lapangan demi mencapai level yang membuat AC Milan hebat,โ ujarnya kepada kanal resmi klub. Ia juga menegaskan komitmennya sebagai seorang perfeksionis yang tidak pernah menyerah.
Namun, di balik kegembiraan memulai babak baru, Gila harus melewati momen perpisahan yang mengharukan dengan Lazio. Dalam video perpisahan yang diunggah di situs resmi Lazio, ia tak kuasa menahan air mata. โSaya pamit dengan rasa sakit yang luar biasa di hati. Forza Lazio selalu,โ katanya. Gila mengenang perjalanannya dari seorang pemuda yang baru merasakan sepak bola profesional hingga menjadi pemain yang matang berkat dukungan fans, rekan setim, dan staf klub.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan pemain seperti Gila menjadi cerminan dinamika transfer yang kerap melibatkan klub-klub besar Eropa. Meski tidak langsung berdampak pada kompetisi domestik, kepindahan ini menunjukkan bagaimana pemain muda berbakat dari akademi raksasa seperti Real Madrid bisa menemukan tempat untuk berkembang. Milan, yang tengah membangun kembali kejayaan, menjadi destinasi menarik bagi pemain yang haus akan tantangan.
Gila sendiri mengaku bahwa ia bisa membantu tim di setiap fase permainan. โSaya pikir saya bisa membantu tim di setiap fase,โ tambahnya. Dengan gaya bermain yang disiplin dan kemauan keras, ia diharapkan menjadi pilar pertahanan Milan untuk tahun-tahun mendatang. Pertanyaan besarnya: akankah ia mampu memenuhi ekspektasi tinggi di klub yang pernah mendominasi Eropa?



