Mendominasi Piala Dunia 2026: Milan Kirim Pemain Terbanyak dari Serie A ke Perempat Final
Baca dalam 60 detik
- AC Milan menjadi klub Serie A dengan kontribusi pemain terbanyak di perempat final Piala Dunia 2026, dengan lima wakil dari tiga negara berbeda.
- Inter Milan menyusul dengan tiga pemain, sementara Roma, Napoli, dan Bologna masing-masing mengirim dua pemain ke babak delapan besar.
- Dominasi klub Italia ini menunjukkan kualitas kompetisi Serie A yang mampu melahirkan pemain kelas dunia yang bersaing di panggung global.

AC Milan memastikan diri sebagai klub asal Italia yang paling banyak menyumbangkan pemain ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Dengan lima penggawa yang masih bertahan di turnamen yang digelar di Amerika Utara tersebut, Rossoneri unggul atas rival sekota mereka, Inter Milan, yang hanya mengirim tiga pemain.
Babak 16 besar telah rampung dan menyisakan delapan tim: Prancis, Maroko, Spanyol, Belgia, Inggris, Norwegia, Argentina, dan Swiss. Laga perempat final akan dimulai Kamis malam dengan duel Prancis kontra Maroko sebagai pembuka. Dari delapan tim tersebut, pemain-pemain Serie A tersebar di berbagai skuad, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh liga Italia di pentas dunia.
Milan mengandalkan duet Prancis Adrien Rabiot dan Mike Maignan, duet Belgia Koni De Winter serta Alexis Saelemaekers, dan gelandang Swiss Ardon Jashari. Kelima nama ini menjadi andalan di lini masing-masing dan berpotensi melaju lebih jauh. Inter menyusul dengan tiga wakil: Marcus Thuram (Prancis), Lautaro Martinez (Argentina), dan Manuel Akanji (Swiss). Kehadiran Martinez, yang merupakan kapten timnas Argentina, menjadi nilai tambah tersendiri bagi Nerazzurri.
Roma, Napoli, dan Bologna masing-masing memiliki dua pemain. Giallorossi diperkuat Neil El-Aynaoui (Maroko) dan Manu Kone (Prancis), sementara Partenopei mengandalkan Kevin De Bruyne serta Romelu Lukaku dari Belgia. Bologna mengirim Torbjorn Heggem (Norwegia) dan Remo Freuler (Swiss). Sementara itu, Atalanta, Como, Genoa, Torino, Sassuolo, Cremonese, dan Pisa masing-masing hanya memiliki satu pemain yang tersisa.
Dominasi klub Italia ini bukan sekadar angka. Ini menegaskan bahwa Serie A tetap menjadi salah satu liga terbaik di dunia dalam hal pengembangan bakat dan daya saing internasional. Bagi Indonesia, fenomena ini bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan sepak bola nasional. Banyak pemain Indonesia yang kini merumput di luar negeri, dan melihat bagaimana pemain dari liga seperti Serie A mampu bersaing di Piala Dunia bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi domestik.
Ke depan, perjalanan para pemain Serie A di Piala Dunia 2026 akan menjadi sorotan. Akankah Milan kembali memiliki wakil di semifinal? Atau justru Inter yang akan melaju lebih jauh? Yang jelas, persaingan antar klub Italia tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga di panggung global. Pertanyaan besarnya: mampukah salah satu dari mereka membawa pulang trofi Piala Dunia?



