Tottenham Siapkan £80 Juta untuk Alex Scott, Kombinasi Tonali dan Fernandes
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur mengincar gelandang Bournemouth Alex Scott dengan nilai transfer mencapai £80 juta.
- Scott dinilai sebagai perpaduan sempurna antara Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, dua rekrutan anyar Spurs.
- Data menunjukkan Scott unggul dalam ball recovery dan kontribusi defensif dibandingkan Tonali dan Fernandes musim lalu.

Tottenham Hotspur belum puas dengan perombakan lini tengahnya. Setelah mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes dengan total biaya fantastis, klub London Utara itu kini mengarahkan radar ke Bournemouth: Alex Scott, gelandang muda berusia 23 tahun yang disebut-sebut sebagai hibrida dua bintang anyar mereka.
Menurut jurnalis Alasdair Gold, Spurs siap menggelontorkan dana sekitar £80 juta untuk memboyong Scott. Meski Bournemouth enggan melepasnya, ketertarikan sang pemain—yang diketahui merupakan penggemar Tottenham—bisa menjadi faktor penentu. Langkah ini menunjukkan ambisi besar di bawah pelatih Roberto De Zerbi, yang menginginkan skuad lebih dinamis dan progresif.
Musim lalu, lini tengah Tottenham dinilai terlalu lamban dan satu dimensi. Pape Matar Sarr, Archie Gray, Joao Palhinha, dan Rodrigo Bentancur kesulitan memainkan umpan-umpan terobosan yang memecah garis pertahanan lawan. Kedatangan Tonali dan Fernandes diharapkan mengubah hal itu—keduanya unggul dalam forward pass dan penguasaan bola. Namun, De Zerbi tampaknya menginginkan lebih banyak opsi.
Scott menawarkan keseimbangan langka: kemampuan bertahan superior tanpa mengorbankan kreativitas. Ia memenangkan kembali bola di sepertiga akhir lapangan sebanyak 0,41 kali per 90 menit—lebih baik dari gelandang Tottenham mana pun musim lalu. Dari segi pressing, pemain asal Inggris itu juga memimpin statistik lari kecepatan tinggi tanpa bola (10,90 km), tertinggi di Premier League per Februari 2026.
Jika Spurs berhasil mendatangkan Scott, De Zerbi akan memiliki tiga gelandang yang saling melengkapi: Tonali sebagai jangkar, Fernandes sebagai pengatur serangan, dan Scott sebagai box-to-box yang haus kerja. Kombinasi ini bisa menjadi fondasi permainan cepat dan transisi yang diidamkan pelatih asal Italia tersebut.
Namun, tantangan finansial dan resistensi Bournemouth masih menjadi batu sandungan. Apakah Tottenham akan memecahkan rekor transfer lagi demi satu pemain? Ataukah skuad saat ini sudah cukup untuk bersaing di papan atas? Keputusan dalam bursa transfer mendatang akan menjawab sejauh mana ambisi Spurs di era De Zerbi.



