Pangeran Harry Tiba di London Sendirian, Akomodasi dan Keamanan Jadi Sandungan
Baca dalam 60 detik
- Pangeran Harry terbang ke Inggris tanpa Meghan dan anak-anak setelah perselisihan soal tempat tinggal dan keamanan.
- Tawaran menginap di Istana Buckingham dicabut karena Harry dinilai terlambat merespons, memicu saling tuduh antara timnya dan pihak istana.
- Keputusan pengadilan terkait gugatan privasi Harry terhadap Daily Mail dijadwalkan keluar Selasa, menambah ketegangan kunjungan ini.

Pangeran Harry tiba di London pada Senin (7/6) tanpa didampingi istrinya, Meghan Markle, dan kedua anak mereka, Archie serta Lilibet. Kunjungan yang sedianya menjadi momen reuni keluarga kerajaan justru dibayangi perselisihan soal akomodasi dan perlindungan keamanan.
Adik Pangeran William itu dijadwalkan menghadiri serangkaian acara publik, termasuk promosi Invictus Games, ajang olahraga bagi veteran perang yang ia dirikan. Awalnya beredar kabar bahwa Meghan dan anak-anak akan ikut serta agar Archie (7) dan Lilibet (5) bisa bertemu kakek mereka, Raja Charles III, setelah empat tahun tak berjumpa. Namun, rencana itu batal terwujud.
Keretakan hubungan antara Harry dan keluarga kerajaan kembali tersorot setelah timnya mengumumkan bahwa ia akan menginap di Istana Buckingham selama kunjungan. Namun, pengumuman itu langsung dibantah pihak istana. Sumber internal menyebut Harry tidak merespons tawaran akomodasi dari Raja Charles hingga batas waktu akhir pekan lalu. Akibatnya, tawaran tersebut dicabut dengan alasan perlunya pemberitahuan minimal untuk menyiapkan staf dan keamanan.
Juru bicara Pangeran Harry menyebut keputusan itu mengecewakan dan menuduh istana menarik tawaran di menit-menit terakhir. Menurutnya, keterlambatan Harry merespons disebabkan oleh upaya mengatur pengamanan alternatif setelah Komite Eksekutif Perlindungan Pejabat dan Tokoh (RAVEC) memutuskan tidak memberikan perlindungan resmi untuk keluarganya. "Setelah pengaturan keamanan selesai, ia baru bisa menerima tawaran akomodasi akhir pekan lalu," ujar sang juru bicara.
Ia juga mengaitkan pencabutan tawaran dengan rencana pengumuman putusan Pengadilan Tinggi atas gugatan privasi Harry terhadap penerbit Daily Mail, Associated Newspapers Limited, pada Selasa. "Istana sebenarnya sudah mengetahui putusan itu sejak Kamis lalu. Tidak jelas mengapa tawaran yang sudah diterima secara resmi justru dicabut pada saat-saat terakhir," tambahnya.
"Saya mengetahui banyak pemberitaan dari Istana Buckingham pekan lalu yang menyebut Duke belum menerima tawaran akomodasi di kediaman kerajaan. Setelah keputusan RAVEC untuk tidak memberikan keamanan bagi keluarganya, Duke menghabiskan pekan lalu untuk mengatur pengamanan alternatif. Begitu pengaturan itu selesai, ia dapat secara resmi menerima tawaran akomodasi untuk dirinya sendiri akhir pekan lalu." โ Juru bicara Pangeran Harry
Hingga berita ini diturunkan, belum jelas di mana Harry akan menginap selama di London. Pertemuan dengan Raja Charles juga masih belum pasti, mengingat jadwal sibuk sang raja dan tensi yang masih tinggi. Sementara itu, keluarga Harry dikabarkan tengah berlibur di Eropa sebelum ia bertolak ke Inggris.
Bagi publik Indonesia, kisruh ini menjadi pengingat bahwa konflik internal kerajaan Inggris tak kalah rumitnya dengan drama politik di negara lain. Meski jarang berdampak langsung ke Tanah Air, popularitas keluarga kerajaan Inggris yang tinggi di Indonesia membuat setiap episode ketegangan selalu menarik perhatian. Ke depannya, pertanyaan besar masih menggantung: akankah Harry dan Meghan kembali ke Inggris bersama, atau justru semakin menjauh dari keluarga kerajaan?



