Harry Kane Samai Rekor Gerd Müller di Piala Dunia, Inggris Hancurkan Meksiko di Azteca
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane mencetak gol penalti dan satu assist saat Inggris menang 3-2 atas Meksiko di Estadio Azteca, mengirim timnya ke perempat final Piala Dunia 2026.
- Gol tersebut membawa total koleksi Kane di Piala Dunia menjadi 14, menyamai catatan legenda Bayern Munich Gerd Müller, meski dalam jumlah pertandingan yang lebih banyak.
- Inggris bermain dengan 10 pemain selama 40-50 menit setelah kartu merah Jarell Quansah, namun tetap mampu mengamankan kemenangan bersejarah di kandang lawan.

Harry Kane kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di pentas internasional. Kapten timnas Inggris itu mencetak gol penalti dan satu assist saat Three Lions menaklukkan tuan rumah Meksiko 3-2 dalam laga sengit babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Selasa (5/7) waktu setempat. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Inggris ke perempat final, tetapi juga mengukuhkan Kane sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris di Piala Dunia.
Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal. Inggris unggul cepat melalui gol Jude Bellingham, namun Meksiko membalas dua kali sebelum akhirnya Kane memastikan kemenangan lewat titik putih pada menit ke-60. Eksekusi penalti Kane yang melesat ke pojok kiri bawah gawang tak mampu dihalau kiper Meksiko. Gol itu menjadi yang keenam bagi Kane di turnamen ini, sekaligus membawa total golnya di Piala Dunia menjadi 14—menyamai catatan legenda Bayern Munich, Gerd Müller.
Meski catatan individu mentereng, Kane lebih menyoroti perjuangan timnya. "Pertandingan gila, benar-benar gila. Ini salah satu malam terbaik dalam karier saya," ujarnya seusai laga. Ia memuji semangat juang rekan-rekannya yang harus bermain dengan 10 pemain selama 40-50 menit setelah bek Bayer Leverkusen, Jarell Quansah, mendapat kartu merah karena pelanggaran terhadap Jesús Gallardo. "Kami mencetak tiga gol tandang melawan tim yang belum kebobolan di turnamen. Apa pun yang dikatakan tentang kami, satu hal yang pasti: kami punya tekad, determinasi, dan kebanggaan mengenakan jersey ini," tambah Kane.
Kemenangan ini juga menjadi catatan bersejarah bagi Inggris. Untuk pertama kalinya, mereka mampu mengalahkan Meksiko di kandang sendiri dalam ajang Piala Dunia. Sebelumnya, El Tri tak pernah kalah dalam 10 pertandingan Piala Dunia di Azteca. Kondisi lapangan yang berada di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut membuat pemain Inggris kelelahan, bahkan Kane kehilangan suaranya saat wawancara usai pertandingan. Namun, semangat tim disebutnya semakin menguat setelah laga berat ini.
Dengan hasil ini, Inggris akan menghadapi Norwegia di perempat final yang digelar di Miami pada 11 Juli. Tuchel harus merombak lini pertahanan karena absennya Quansah akibat akumulasi kartu. Meski demikian, performa impresif Kane dan Bellingham menjadi modal berharga bagi Three Lions untuk melangkah lebih jauh. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 layak diikuti—terutama jika Kane terus memecahkan rekor, mengingat banyaknya penggemar Premier League di Tanah Air yang mengidolakannya.



