Kunci Brasil Hentikan Antonio Nusa: Rekan Setim Romulo Beri Bocoran
Baca dalam 60 detik
- Antonio Nusa menjadi motor kemenangan Norwegia di Piala Dunia 2026, mencetak gol penentu saat mengalahkan Pantai Gading 2-1.
- Rekan setim Nusa di RB Leipzig, Romulo, mengungkap kelemahan pemain sayap 21 tahun itu: ruang sempit dan tekanan ketat.
- Brasil yang belum pernah kalah dari Eropa di fase gugur sejak 2002 harus mewaspadai kreativitas Nusa di babak 16 besar.

Brasil harus mewaspadai ancaman Antonio Nusa jika ingin melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Rekan setimnya di RB Leipzig, Romulo, yang juga striker tim Samba, memberikan bocoran cara menghentikan pemain sayap Norwegia itu.
Norwegia melaju ke babak 16 besar setelah menekuk Pantai Gading 2-1 pada laga sebelumnya. Nusa menjadi bintang kemenangan tersebut dengan satu gol dan penampilan impresif yang membuatnya meraih penghargaan pemain terbaik. Kini, Brasil yang menjadi lawan berikutnya harus bersiap menghadapi pemain berusia 21 tahun yang tengah on fire.
Romulo, yang akrab dengan Nusa di klub, mengakui kualitas rekannya itu. โDia pemain yang sangat teknis, cepat dalam jarak pendek, dan sering melakukan hal-hal tak terduga. Gaya bermainnya unik,โ ujar Romulo kepada FIFA. Namun, ia juga memberi petunjuk bagaimana Brasil bisa meredam Nusa: โKamu harus tetap dekat dengannya. Dia hanya butuh sedikit ruang untuk membuat perbedaan besar. Jika diberi terlalu banyak ruang, dia akan menguasai permainan.โ
Nusa, yang bergabung dengan Leipzig dari Club Brugge pada 2025, memiliki profil berbeda dari rekan setimnya di Norwegia, Erling Haaland. Ia lebih suka beroperasi di tepi kotak penalti dan sisi sayap, dengan kemampuan dribel yang lincah. Romulo menambahkan, โSaya sering bilang padanya untuk lebih banyak menembak. Dia penyelesaian akhir yang bagus. Tidak heran dia mencetak gol pertama Norwegia melawan Pantai Gading.โ
Brasil sendiri lolos ke babak 16 besar setelah memuncaki Grup C dengan kemenangan atas Haiti dan Skotlandia, serta hasil imbang melawan Maroko. Di laga sebelumnya, mereka menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1 setelah tertinggal lebih dulu. Romulo menilai timnya mulai percaya diri setelah awal yang gugup. โSaya bisa merasakan Brasil sedikit gugup di pertandingan pertama. Itu wajar sebagai tim besar. Tapi kami terus berkembang dan percaya diri,โ katanya.
Pertandingan Brasil vs Norwegia akan berlangsung di New York New Jersey Stadium. Bagi Brasil, ini adalah ujian berat karena mereka belum pernah mengalahkan tim Eropa di fase gugur sejak final 2002. Romulo optimistis dengan lini serang yang diisi Vinicius Junior, Rayan, dan Matheus Cunha. โJika kami menang dengan baik, skuad akan terus tumbuh. Vini dalam performa bagus, mereka semua bekerja sama dengan baik. Dengan semakin padunya trio itu, mereka punya peluang besar untuk juara,โ pungkasnya.
Akankah Brasil mampu menerapkan strategi Romulo untuk meredam Nusa? Atau justru pemain muda Norwegia itu yang akan menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Samba? Laga ini akan menjadi jawabannya.



