Paraguay Bungkam Jerman Lewat Adu Penalti, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Paraguay mengalahkan Jerman 4-2 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Kiper Paraguay, Orlando Gill, menjadi pahlawan dengan menepis dua penalti Jerman, termasuk tendangan Kai Havertz.
- Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Paraguay yang untuk pertama kalinya menang di babak gugur Piala Dunia.

Paraguay menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan Jerman, juara dunia empat kali, melalui adu penalti setelah pertandingan sengit di babak 32 besar. Laga yang berlangsung selama 120 menit berakhir 1-1, sebelum Paraguay unggul 4-2 dalam drama penalti.
Jerman mendominasi penguasaan bola sejak awal, namun pertahanan rapat Paraguay yang digalang Orlando Gill dan kawan-kawan mampu meredam serangan Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Kai Havertz. Paraguay justru unggul lebih dulu pada menit ke-42 melalui sundulan Julio Enciso memanfaatkan umpan silang Matias Galarza. Gol tersebut menjadi gol pertama Paraguay di babak gugur Piala Dunia.
Setelah jeda, Jerman bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-54 lewat sundulan Havertz menyambut umpan Wirtz. Pelatih Julian Nagelsmann kemudian memasukkan semua pemain depan untuk mencari kemenangan, namun Paraguay bertahan disiplin. Jerman nyaris memastikan kemenangan melalui Jonathan Tah, tetapi gol dianulir karena pelanggaran Waldemar Anton terhadap kiper Gill.
Dalam adu penalti, Jerman yang memilih menendang lebih dulu langsung tertinggal setelah Gill menepis tendangan Havertz. Paraguay tetap tenang dan Jose Canales menjadi eksekutor terakhir yang memastikan kemenangan. Gill, yang menyelamatkan dua penalti, mengatakan, "Kami menganalisis setiap pemain dan detail penendang penalti. Berkat Tuhan saya bisa menyelamatkan dua penalti. Ini adalah hak istimewa; kami mengeliminasi juara."
Kapten Paraguay, Gustavo Gomez, menambahkan, "Saya sangat bangga dengan rekan setim. Kelompok ini layak mendapat satu pertandingan lagi. Kami memiliki kekuatan luar biasa untuk menghadapi situasi apa pun."
Bagi Indonesia, kemenangan Paraguay menjadi pelajaran bahwa pertahanan solid dan strategi yang matang mampu mengalahkan tim unggulan. Timnas Indonesia yang tengah membangun skuad untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang bisa meniru pendekatan disiplin ala Paraguay. Keberhasilan Paraguay juga menunjukkan bahwa kualitas individu tidak selalu menjadi penentu; kerja sama tim dan mentalitas pantang menyerah sama pentingnya.
Paraguay selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Prancis dan Swedia di Philadelphia pada 4 Juli. Bisakah Paraguay melanjutkan kejutan mereka? Ataukah langkah mereka akan terhenti di babak 16 besar?



