Stokes dan Atkinson Ditarik dari County Championship, Siap Kembali ke Timnas Inggris
Baca dalam 60 detik
- Ben Stokes dan Gus Atkinson dicabut dari pertandingan County Championship, mengindikasikan ketersediaan mereka untuk Tes ketiga melawan Selandia Baru.
- Keduanya absen pada Tes kedua karena investigasi insiden klub malam, namun diizinkan bermain di domestik sebelum ditarik kembali.
- Keputusan final terkait skuad Inggris untuk Tes ketiga baru akan diumumkan setelah Tes kedua berakhir.

Kapten tim kriket Inggris, Ben Stokes, bersama pelempar cepat Gus Atkinson, resmi ditarik dari pertandingan County Championship mereka—langkah yang menjadi sinyal terkuat bahwa keduanya akan tersedia untuk memperkuat tim nasional pada laga Tes ketiga melawan Selandia Baru di Trent Bridge, Kamis mendatang.
Stokes dan Atkinson sebelumnya dinyatakan tidak bisa tampil pada Tes kedua yang dimulai Rabu lalu, menyusul investigasi atas insiden di sebuah klub malam London. Meski begitu, keduanya diizinkan bermain di kompetisi domestik: Stokes membela Durham dan Atkinson untuk Surrey pada dua hari pertama pertandingan yang dimulai Jumat lalu.
Pada Sabtu, Stokes mencetak 95 angka melawan Northamptonshire—skor tertingginya sejak abad keempat Tes melawan India Juli tahun lalu. Sementara itu, Atkinson mengambil empat gawang pada babak pertama pertandingan Surrey melawan Glamorgan. Keduanya kemudian ditarik sebelum hari ketiga pertandingan masing-masing.
Keputusan ini muncul setelah laporan pada Kamis lalu menyebutkan bahwa Stokes kemungkinan besar akan kembali memimpin Inggris di Tes ketiga, ditemani Atkinson yang berusia 28 tahun. Investigasi atas pelanggaran jam malam tengah malam oleh kedua pemain setelah kemenangan Inggris atas Selandia Baru di Lord's masih berlangsung.
Konfirmasi resmi hasil investigasi atau skuad Inggris untuk Tes ketiga diperkirakan baru akan diumumkan setelah Tes kedua di The Oval berakhir, di mana tim tuan rumah diperkirakan akan mengalami kekalahan telak pada hari Minggu.
Tanpa Stokes dan Atkinson, serta absennya Ollie Robinson karena cedera dan Jamie Smith karena cuti ayah, Inggris terpaksa melakukan lima perubahan dari tim yang memenangi Tes pertama. Alhasil, tim yang tidak berpengalaman—termasuk tiga pemain debutan—terekspos oleh Selandia Baru yang diprediksi akan menyamakan kedudukan 1-1 dan memaksa penentuan di Trent Bridge.
Pelempar cepat Josh Tongue mengakui bahwa Inggris "merindukan" Stokes. "Stokesy adalah pemain yang luar biasa," ujar Tongue. "Saya melakukan debut Inggris saat dia menjadi kapten. Saya sangat menghormatinya dan selalu senang melihatnya mencetak angka."
Bagi penggemar kriket di Indonesia, perkembangan ini menarik karena menunjukkan bagaimana dinamika internal tim besar seperti Inggris bisa berubah drastis akibat faktor non-teknis. Keputusan untuk menarik pemain kunci dari kompetisi domestik demi kesiapan internasional mencerminkan prioritas tinggi yang diberikan pada seri Tes melawan Selandia Baru—yang juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda Inggris.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Stokes dan Atkinson akan langsung tampil penuh di Tes ketiga, atau apakah investigasi yang masih berjalan bisa mengubah rencana tersebut. Dengan skor seri 1-1 yang mengancam, tekanan pada kapten Inggris untuk segera kembali ke performa terbaiknya semakin besar.