Singapura Luncurkan 6.952 Unit BTO Juni 2026: Dua Proyek Premium di Bishan dan Bukit Merah
Baca dalam 60 detik
- HDB membuka penjualan 6.952 unit rumah susun dalam skema BTO Juni 2026, termasuk dua proyek Prime di Bishan dan Bukit Merah dengan persentase pengembalian subsidi 10% dan 14%.
- Kuota Skema Prioritas Anak Ketiga dinaikkan menjadi 10% dan diperluas untuk keluarga yang sedang menantikan anak ketiga, mulai dari BTO Juni 2026.
- Sekitar 2.300 unit (hampir sepertiga) adalah rumah 2 kamar Flexi untuk lajang dan lansia, bagian dari rencana 20.000 unit serupa hingga 2028.

Otoritas perumahan Singapura, Housing and Development Board (HDB), resmi meluncurkan 6.952 unit rumah susun dalam skema Build-to-Order (BTO) pada Rabu (17/6), menandai salah satu gelombang terbesar tahun ini. Dua proyek unggulan berlabel Prime di Bishan dan Bukit Merah menjadi sorotan utama karena menawarkan lokasi strategis yang langka.
Proyek Lakeview Cascadia di Bishan dan Berlayar Rise di Bukit Merah masing-masing menerapkan persentase pengembalian subsidi sebesar 10% dan 14%. Keduanya merupakan bagian dari tujuh proyek yang ditawarkan, termasuk tiga proyek Standard di Sembawang dan Woodlands serta dua proyek Plus di Ang Mo Kio. Lakeview Cascadia, yang menyediakan 1.211 unit, menjadi proyek BTO pertama di kawasan tersebut dalam lebih dari 40 tahun terakhir.
Kebijakan baru yang signifikan adalah peningkatan kuota Skema Prioritas Anak Ketiga (TCPS) dari 5% menjadi 10% untuk penjualan BTO dan SBF. Skema ini juga diperluas mencakup keluarga yang sedang menantikan kelahiran anak ketiga. Langkah ini merupakan respons terhadap kebutuhan perumahan keluarga besar di Singapura yang terus meningkat.
HDB menekankan variasi tipe unit yang ditawarkan, mulai dari 2 kamar Flexi hingga 3Gen, untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan dan anggaran. Khusus bagi pembeli yang menginginkan hunian lebih cepat, tersedia 2.035 unit di Sembawang Portico dan Sembawang Brook dengan masa tunggu kurang dari tiga tahun, serta 485 unit di Kebun Baru Ridge dengan masa tunggu 3 tahun 1 bulan.
โKami menyediakan beragam tipe flat untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan anggaran warga Singapura,โ demikian pernyataan resmi HDB.
Bagi Indonesia, kebijakan perumahan Singapura sering menjadi tolok ukur, terutama dalam hal subsidi dan prioritas kelompok tertentu. Skema BTO dengan sistem kuota prioritas anak ketiga dapat menjadi referensi bagi program perumahan nasional Indonesia yang tengah mendorong kepemilikan rumah bagi keluarga muda. Meski skala dan mekanisme berbeda, prinsip alokasi unit berdasarkan kebutuhan layak dikaji.
Pendaftaran untuk BTO Juni 2026 dibuka hingga 24 Juni melalui portal flat HDB. Pemohon wajib memiliki surat kelayakan flat HDB yang masih berlaku. Dengan tingginya permintaan, terutama untuk proyek Prime, persaingan diprediksi ketat. Pertanyaan selanjutnya: akankah HDB menambah proyek Prime di lokasi lain untuk memenuhi aspirasi warga yang menginginkan hunian di pusat kota?



