Newcastle Siapkan Pengganti Lewis Hall, Incar Bek Muda AC Milan
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United memulai negosiasi dengan AC Milan untuk Davide Bartesaghi sebagai antisipasi kepergian Lewis Hall yang dikabarkan hengkang.
- Bartesaghi, bek kanan 20 tahun, menolak perpanjangan kontrak di San Siro dan membuka peluang pindah ke Premier League.
- Dana transfer Hall yang diperkirakan mencapai £70 juta akan menjadi modal utama Newcastle dalam merekrut pemain pengganti.

Newcastle United bergerak cepat mengantisipasi kepergian Lewis Hall dengan membuka jalur komunikasi untuk merekrut Davide Bartesaghi, bek muda AC Milan yang tengah naik daun. Langkah ini diambil di tengah spekulasi bahwa Hall akan meninggalkan St James' Park pada bursa musim panas mendatang.
Menurut laporan yang dikutip dari MilanPress dan Sport Witness, Newcastle telah melakukan pendekatan awal kepada manajemen Rossoneri. Bartesaghi, yang baru berusia 20 tahun, disebut menolak tawaran perpanjangan kontrak dari klub Italia tersebut. Hal ini membuka peluang bagi The Magpies untuk mengamankan jasanya, terutama jika Hall benar-benar dijual dengan nilai sekitar £70 juta.
Bartesaghi menjalani musim yang impresif bersama AC Milan meskipun timnya gagal lolos ke Liga Champions. Performanya yang konsisten di posisi bek kanan membuatnya menjadi incaran sejumlah klub Eropa. Newcastle melihatnya sebagai kandidat ideal untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Hall, yang dikabarkan tidak lagi betah di Tyneside.
Kepergian Hall, jika terealisasi, akan menjadi pukulan bagi Newcastle. Pemain internasional Inggris itu sempat menjadi andalan di sisi kiri pertahanan, bahkan disebut mampu meredam pergerakan Lamine Yamal saat kedua tim bertemu. Namun, ketidakharmonisan dengan manajer Eddie Howe dan absennya Hall dari skuad Timnas Inggris disebut sebagai faktor pendorong kepergiannya.
Newcastle sendiri tengah dalam masa transisi setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Situasi ini memaksa klub untuk menjual beberapa pemain bintang demi menjaga keseimbangan keuangan, mirip dengan yang terjadi pada Alexander Isak musim lalu. Namun, berbeda dengan musim sebelumnya, kali ini Newcastle bergerak lebih sigap dengan menyiapkan rencana cadangan.
Selain Bartesaghi, Newcastle juga dikabarkan tengah memproses transfer Victor Munoz dari Osasuna sebagai pengganti Anthony Gordon. Sementara itu, lini tengah juga menjadi perhatian dengan kemungkinan hengkangnya Sandro Tonali. Direktur teknis Ross Wilson disebut hampir menyelesaikan kesepakatan untuk pemain senilai £30 juta sebagai pelapis Gordon.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Newcastle di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub Liga Premier Inggris kerap menjadi barometer bagi perkembangan talenta muda Eropa. Keberhasilan Bartesaghi menembus skuad utama AC Milan di usia muda menunjukkan potensi besarnya, dan jika ia bergabung dengan Newcastle, akan menjadi ujian sejati bagi kemampuannya beradaptasi di kompetisi paling ketat di dunia.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Newcastle mampu mempertahankan daya saingnya di papan atas sambil melakukan regenerasi skuad? Ataukah langkah ini justru akan menjadi awal dari kemunduran? Hanya waktu yang akan menjawab.



