Bonnie Tyler Sadar dari Koma Buatan, Kondisi Masih Kritis
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi legendaris Bonnie Tyler terbangun dari koma buatan setelah menjalani operasi usus darurat di Portugal.
- Meski kondisinya berangsur membaik, ia masih dirawat intensif dan proses pemulihan berjalan lambat.
- Dokter optimistis pelantun Total Eclipse of the Heart itu akan pulih sepenuhnya, namun belum ada kepastian jadwal kembali ke panggung.

Bonnie Tyler, penyanyi berusia 75 tahun yang dikenal lewat tembang legendaris Total Eclipse of the Heart, akhirnya sadar dari koma buatan yang diinduksi dokter usai menjalani operasi usus darurat di Faro, Portugal. Namun, ia masih berada dalam perawatan intensif dan kondisinya dilaporkan serius.
Menurut pernyataan perwakilannya kepada media Inggris, The Sun, Bonnie tidak lagi dalam keadaan koma tetapi masih sakit parah. โMeski kondisinya membaik, proses pemulihan berjalan lambat,โ ujar sang juru bicara. Sebelumnya, pada 7 Mei lalu, tim medis memutuskan untuk menidurkan Bonnie guna mempercepat penyembuhan pascaoperasi.
Operasi darurat tersebut dilakukan pada awal Mei setelah Bonnie mengeluhkan masalah usus yang mendadak. Dalam pengumuman di situs resminya, manajemen menyatakan prosedur berjalan lancar dan ia mulai pulih. โKami mohon privasi di masa sulit ini,โ tulis pernyataan tersebut.
Kabar ini mengejutkan penggemar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bonnie Tyler, yang memiliki suara serak khas, telah mengukir karier gemilang dengan tiga nominasi Grammy dan gelar MBE pada 2022. Ia dikenal tak hanya lewat Total Eclipse of the Heart, tetapi juga Holding Out for a Hero dan lagu-lagu ikonik lainnya.
Dalam wawancara sebelumnya dengan The Sunday Mirror, Bonnie mengaku tak pernah berniat pensiun. โSaya mulai bernyanyi di usia 17 dan tak pernah mengira akan terus melakukannya hingga setua ini. Saya memang sedikit melambat, tapi saya tahu tidak akan pernah pensiun,โ ujarnya. Bahkan saat pandemi, ia mengaku frustrasi karena harus berhenti manggung dan sangat ingin kembali ke panggung.
Bagi penggemar di Indonesia, kondisi Bonnie menjadi pengingat akan perjuangan para musisi senior yang tetap produktif di usia senja. Meski belum ada kepastian kapan ia bisa kembali tampil, optimisme dokter memberikan secercah harapan. Pertanyaan besarnya: mampukah Bonnie pulih total dan kembali menghibur penggemar setianya?



