Call of Duty: Black Ops dan Black Ops 2 Hadir di PlayStation Juli Ini, Bukan Sekadar Remaster
Baca dalam 60 detik
- Treyarch mengonfirmasi porting Call of Duty: Black Ops dan Black Ops 2 ke PlayStation pada Juli 2026, dikerjakan oleh Iron Galaxy Studios.
- Game bawaan ini menyertakan kampanye, multipemain, dan mode Zombies, namun bukan versi remaster melainkan port langsung dari versi asli.
- Langkah ini membuka peluang bagi gamer Indonesia yang belum sempat menikmati seri klasik tersebut di platform modern.

Setelah berbulan-bulan diterpa spekulasi, Treyarch akhirnya mengonfirmasi bahwa dua judul legendaris Call of Duty: Black Ops dan Black Ops 2 akan dirilis untuk konsol PlayStation pada Juli mendatang. Kepastian ini diumumkan langsung melalui akun resmi Treyarch di Twitter pada 17 Juni 2026, menandai kembalinya dua game yang pernah mendefinisikan genre first-person shooter di era 2010-an.
Proses porting kedua game tersebut dipercayakan kepada Iron Galaxy Studios, pengembang yang dikenal dengan keahliannya dalam mengadaptasi gim lawas ke platform modern. Meski demikian, Treyarch menegaskan bahwa ini bukanlah remaster, melainkan port langsung dari versi asli. Artinya, gamer akan mendapatkan pengalaman orisinal tanpa peningkatan grafis signifikan atau perubahan mekanis yang berarti. Keputusan ini mungkin mengecewakan sebagian penggemar yang berharap sentuhan visual baru, namun bagi kolektor dan purist, keaslian justru menjadi daya tarik tersendiri.
Kedua game ini akan menyertakan tiga mode utama yang menjadi andalan seri Black Ops: kampanye cerita yang kompleks, multipemain kompetitif, dan mode Zombies yang ikonik. Mode Zombies, khususnya, telah menjadi fenomena budaya pop dengan alur cerita tersendiri yang terus berkembang hingga saat ini. Dengan hadirnya port ini, pemain yang melewatkan era kejayaan Black Ops atau ingin bernostalgia dapat mengakses kembali konten-konten tersebut tanpa perlu menggali konsol lawas.
Bagi gamer Indonesia, kabar ini menjadi angin segar di tengah dominasi game battle royale dan live-service. Meskipun Call of Duty: Mobile telah merajai pasar smartphone, versi konsol klasik ini menawarkan pengalaman yang lebih autentik dan mendalam. Harga yang kompetitif serta kemungkinan dukungan bahasa Inggris (tanpa subtitle Indonesia) tetap menjadi pertimbangan, namun antusiasme komunitas lokal diprediksi tinggi. Beberapa forum game Indonesia sudah mulai berdiskusi soal strategi multipemain dan trik Easter egg Zombies yang legendaris.
Menurut analis industri game, langkah Treyarch ini merupakan bagian dari strategi Activision untuk memonetisasi kembali katalog lama mereka di tengah persaingan ketat dengan judul-judul baru. Porting, bukan remaster, memungkinkan biaya produksi lebih rendah dan waktu rilis lebih cepat. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah port ini akan diikuti dengan perilisan di Xbox atau PC? Hingga saat ini, Treyarch hanya mengonfirmasi versi PlayStation, meninggalkan peluang bagi platform lain di masa depan.



