CD Projekt Rilis Proyek Sirius: Witcher Gratis untuk PC dan Mobile
Baca dalam 60 detik
- CD Projekt RED mengembangkan game multiplayer Witcher berjudul Project Sirius yang kabarnya gratis dimainkan.
- Game ini merupakan action-RPG kooperatif yang berlatar tahun 1230, saat Geralt masih kecil, dengan kustomisasi karakter penuh.
- Belum ada tanggal rilis, namun rumor menunjukkan game ini hanya untuk PC dan mobile, mirip Horizon Steel Frontiers.

CD Projekt RED kembali memperluas jagat The Witcher. Setelah mengumumkan ekspansi baru untuk The Witcher 3, proyek utama The Witcher 4, serta sekuel Cyberpunk, studio asal Polandia itu kini dikabarkan tengah menggarap game multiplayer bertema pemburu monster. Proyek yang diberi nama sandi Project Sirius ini disebut-sebut akan hadir sebagai game gratis (free-to-play) dengan genre action-RPG kooperatif.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh situs MP1st yang mengutip sejumlah sumber internal. Menurut laporan itu, Project Sirius dirancang khusus untuk platform PC dan perangkat seluler—sebuah langkah yang mengingatkan pada strategi game seperti Horizon Steel Frontiers. Keputusan ini menandai pergeseran signifikan bagi CD Projekt yang selama ini identik dengan game premium single-player.
Latar cerita game ini membawa pemain ke tahun 1230, jauh sebelum petualangan Geralt of Rivia. Sang witcher legendaris saat itu masih kanak-kanak. Pemain akan berperan sebagai witcher ciptaan sendiri, bukan Geralt, dengan kebebasan penuh untuk menyesuaikan penampilan, kemampuan, dan gaya bertarung. Lingkungan yang bisa dijelajahi meliputi hutan gelap, desa-desa terpencil, dan reruntuhan kuno—semua khas dunia The Witcher.
Yang menarik, Project Sirius mengusung sistem sekolah witcher—seperti School of the Wolf, Cat, Griffin, dan lainnya—yang memungkinkan pemain memilih dan menggabungkan kemampuan unik. Hal ini memberi dimensi strategis dalam pertarungan melawan monster. Meski demikian, CD Projekt belum memberikan pernyataan resmi mengenai proyek ini. Informasi yang beredar masih sebatas rumor, dan tanggal rilis pun belum ditentukan.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini membawa angin segar. Model free-to-play di mobile membuka akses lebih luas bagi pemain yang mungkin tidak memiliki konsol atau PC gaming. Namun, kekhawatiran akan mikrotransaksi yang mengganggu juga muncul, mengingat reputasi game gratis yang kerap dinilai kurang ramah kantong. CD Projekt perlu menjaga keseimbangan agar kualitas naratif khas The Witcher tidak terkorbankan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Project Sirius menjadi pintu masuk CD Projekt ke pasar game live-service yang kompetitif, atau justru menjadi eksperimen yang berisiko? Dengan belum adanya konfirmasi resmi, para penggemar hanya bisa menunggu pengumuman lebih lanjut dari studio yang berbasis di Warsawa tersebut.



