Polres Karawang Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kabupaten, Tiga Tersangka Diringkus
Baca dalam 60 detik
- Satresnarkoba Polres Karawang menangkap tiga tersangka dan menyita 110 gram sabu dalam operasi yang menjangkau Karawang dan Bekasi.
- Pengungkapan berawal dari laporan warga, kemudian dikembangkan hingga menangkap bandar dan kurir di tiga lokasi berbeda.
- Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih luas yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu ini.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258679/original/060323900_1781401081-IMG_20260613_234328.jpg)
Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang berhasil membongkar sindikat peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di dua kabupaten, yakni Karawang dan Bekasi. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (10/6) lalu, aparat mengamankan tiga orang tersangka dan menyita barang bukti sabu seberat 110 gram.
Kepala Seksi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengungkapkan bahwa operasi ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemahabang, Karawang. โAnggota kami langsung melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan,โ ujarnya.
Petugas pertama kali menangkap RZ (34) di kediamannya di Desa Pulokalapa. Dari penggeledahan, ditemukan paket-paket sabu dalam tas selempang serta sebuah ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi. RZ mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari SK (39), yang kemudian menjadi target pengembangan.
Pada hari yang sama, polisi bergerak ke Perumahan GCC 2, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, dan menangkap SK. Dari tangan SK, disita puluhan paket sabu siap edar, timbangan digital, plastik klip kosong, dan satu unit ponsel. Interogasi terhadap SK mengarah pada LS (33), seorang perempuan yang diduga menyimpan sebagian sabu.
LS ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Dusun Campea, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Karawang. Petugas menemukan dua paket sabu yang diduga masih dalam satu jaringan. โSeluruh tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolres Karawang untuk proses penyidikan lebih lanjut,โ kata Cep.
Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkotika di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya masih menjadi ancaman serius. Karawang dan Bekasi, sebagai daerah penyangga Jakarta, kerap dijadikan jalur distribusi narkoba. Polisi terus mengembangkan kasus untuk membongkar kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.
Bagi masyarakat Indonesia, berita ini menegaskan pentingnya peran serta warga dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Kerja sama antara polisi dan publik menjadi kunci dalam memberantas peredaran narkoba yang merusak generasi muda. Ke depan, aparat diharapkan tidak hanya menangani kasus per kasus, tetapi juga memutus rantai pasokan dari hulu ke hilir.
Pertanyaan yang kini mengemuka: apakah ketiga tersangka ini hanya bagian kecil dari jaringan yang lebih terorganisir? Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap aktor di balik pasokan sabu yang beredar di Karawang dan Bekasi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260935/original/013144200_1781670058-Palak.jpeg)

