Newcastle Incar Kiper Muda James Trafford, Ikuti Jejak Sukses Anthony Gordon
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United kembali memburu kiper Manchester City James Trafford di bursa musim panas setelah gagal tahun lalu.
- Manajemen The Magpies yakin Trafford bisa menjadi investasi jangka panjang seperti Anthony Gordon yang kini dilego dengan untung besar.
- Bandrol £40 juta dianggap sepadan jika Trafford mampu tampil konsisten dan memperbaiki lini pertahanan Newcastle.
Newcastle United dikabarkan kembali menjalin komunikasi dengan Manchester City untuk merekrut kiper muda Inggris James Trafford pada jendela transfer musim panas mendatang. Langkah ini dinilai sebagai upaya The Magpies mengulang sukses transfer Anthony Gordon yang kini telah mendatangkan keuntungan besar bagi klub.
Menurut laporan jurnalis The Athletic, David Ornstein, Newcastle telah melakukan kontak awal dengan City, meski negosiasi formal belum dimulai. Musim lalu, Newcastle gagal mendapatkan tanda tangan Trafford setelah City memenangi persaingan dengan Burnley. Kini, The Magpies kembali menunjukkan ketertarikan serius dan berharap peluang kedua ini membuahkan hasil.
Trafford, 23 tahun, hanya menjadi pelapis Gianluigi Donnarumma di bawah asuhan Pep Guardiola. Namun, dalam empat penampilan Premier League musim ini, ia mencatatkan penyelamatan 2,53 gol di atas ekspektasi (goals prevented) dan delapan aksi sweeping. Statistik tersebut menempatkannya di 1% teratas kiper Liga Inggris untuk kategori tersebut, kontras dengan Nick Pope yang berada di 13% terbawah (-0,13 goals prevented per 90 menit).
Performa apik Trafford di kompetisi piala juga patut diperhitungkan. Ia menjadi pilihan utama Guardiola di FA Cup dan League Cup, mencatat tujuh clean sheet dalam 12 laga, termasuk di final melawan Arsenal dan Chelsea. Ia bahkan menyelamatkan penalti saat menghadapi Liverpool di perempat final FA Cup. Kontribusinya membantu City meraih dua trofi musim ini.
Keputusan Newcastle mengincar Trafford tidak lepas dari kesuksesan transfer Anthony Gordon. Pada Januari 2023, The Magpies membayar £45 juta kepada Everton untuk pemain yang saat itu hanya mencetak tujuh gol dalam 78 laga. Kini, setelah menyumbang 39 gol dan 28 assist dalam 152 penampilan serta membawa Newcastle juara League Cup 2024/25, Gordon dijual ke Barcelona seharga £70 juta—keuntungan £25 juta dalam tiga tahun.
Manajemen Newcastle melihat pola serupa pada Trafford: kiper muda Inggris dengan potensi besar yang belum mendapat kesempatan reguler di klub besarnya. Dengan harga £40 juta, investasi ini dianggap tidak terlalu berisiko jika Trafford mampu tampil konsisten seperti Gordon. Apalagi, pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel telah memilih Trafford dalam skuadnya, mengungguli Nick Pope yang menjadi kiper utama Newcastle.
Bagi Newcastle, mendatangkan Trafford bukan sekadar menambah opsi di bawah mistar, melainkan juga langkah strategis jangka panjang. Dengan usia yang masih 23 tahun, Trafford memiliki waktu untuk berkembang menjadi kiper kelas dunia. Jika berhasil, nilai jualnya bisa meroket seperti Gordon. Pertanyaannya, apakah Newcastle bersedia mengeluarkan dana sebesar itu untuk seorang kiper yang belum terbukti sebagai starter reguler di Premier League?



