XRP Terperosok ke $1,10: Sentimen Pasar Tak Terpengaruh Berita Positif Ekosistem
Baca dalam 60 detik
- Harga XRP turun 2,7% dalam sepekan meskipun aktivitas stablecoin di XRP Ledger melonjak 22% dan ada kemitraan baru dengan Bitso.
- Indikator teknikal menunjukkan tekanan jual masih dominan, dengan RSI di level 28 yang mengindikasikan kondisi oversold.
- Pasar menunggu katalis kuat seperti upgrade XRP Ledger 3.2.0 pada 15 Juni untuk membalikkan tren bearish jangka pendek.

Ripple (XRP) kembali mengalami tekanan jual pada perdagangan Kamis, merosot ke level $1,10 dari posisi sebelumnya $1,13. Penurunan ini terjadi meskipun fundamental ekosistem menunjukkan perbaikan signifikan, sementara pasar kripto secara umum mencatat kenaikan tipis. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sentimen investor terhadap aset digital tersebut masih lemah dan belum mampu merespons perkembangan positif yang ada.
Dalam sepekan terakhir, XRP bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara indeks kekuatan relatif (RSI) berada di angka 28,05โmasuk wilayah oversold. Para analis menilai bahwa kurangnya respons harga terhadap berita positif menunjukkan rendahnya keyakinan pembeli. Alih-alih menguat, XRP justru kehilangan daya tarik di tengah rotasi modal menuju aset-aset unggulan seperti Bitcoin yang naik 0,60% setelah data inflasi inti AS lebih rendah dari perkiraan.
Di sisi fundamental, XRP Ledger mencatat lonjakan aktivitas stablecoin hingga 22% menjadi $762 juta, serta menjalin kemitraan dengan Bitso untuk mengintegrasikan stablecoin peso Meksiko, MXNB. Namun, pasar seolah mengabaikan pencapaian tersebut. Menurut pengamat, hal ini menandakan bahwa pertumbuhan utilitas belum cukup kuat untuk mendorong apresiasi harga secara langsung. Diperlukan katalis yang lebih besar untuk mengubah sentimen, seperti upgrade jaringan XRP Ledger versi 3.2.0 yang dijadwalkan pada 15 Juni mendatang.
Bagi investor di Indonesia, pergerakan XRP ini patut dicermati mengingat popularitas aset tersebut di kalangan trader lokal. Meskipun berita positif dari ekosistem belum mampu mendongkrak harga, kondisi oversold sering kali dimanfaatkan sebagai peluang beli jangka pendek. Namun, risiko tetap ada jika support $1,10 jebol, yang dapat membuka jalan menuju koreksi lebih dalam. Sebaliknya, penutupan harian di atas $1,13 akan menjadi sinyal awal pemulihan.
Ke depan, fokus pasar tertuju pada implementasi upgrade XRP Ledger 3.2.0 dan respons harga setelahnya. Apakah peningkatan teknis ini akan menjadi titik balik bagi XRP, atau justru semakin memperkuat tren penurunan? Jawabannya akan bergantung pada sejauh mana upgrade tersebut mampu menarik minat baru ke jaringan dan mengubah persepsi investor yang saat ini pesimistis.


