Rumah Malibu Shannen Doherty Laku US$7,65 Juta Dua Tahun Setelah Kematiannya
Baca dalam 60 detik
- Properti ikonis milik mendiang bintang 'Charmed' dan 'Beverly Hills, 90210' terjual dengan harga US$7,65 juta, hampir US$2 juta di bawah harga awal.
- Hasil penjualan akan diserahkan kepada ibunda Shannen, Rosa, sesuai wasiat yang diumumkan oleh eksekutor estate.
- Rumah seluas empat kamar tidur dengan pemandangan Samudra Pasifik itu sempat rusak akibat kebakaran Woolsey 2018, namun selamat dari kebakaran Palisades 2025.

Properti mewah milik mendiang aktris Shannen Doherty di Malibu, California, akhirnya terjual dengan harga lebih dari US$7,65 juta—nyaris dua tahun setelah ia meninggal dunia pada Juli 2024 di usia 53 tahun akibat kanker. Rumah yang menjadi tempat tinggalnya selama hampir dua dekade itu laku setelah sembilan bulan dipasarkan, dengan nilai akhir yang lebih rendah sekitar US$1,8 juta dari harga awal yang dipatok pada Agustus 2025 sebesar US$9,45 juta.
Menurut laporan TMZ yang dikutip oleh berbagai media, properti bergaya pantai itu memiliki empat kamar tidur, kolam renang pribadi, dan pemandangan langsung ke Samudra Pasifik. Doherty, yang dikenal lewat perannya di serial populer Charmed dan Beverly Hills, 90210, membeli rumah tersebut pada awal 2000-an dan menjadikannya tempat berlindung dari hingar-bingar Hollywood. Eksekutor estate, Chris Cortazzo, sebelumnya mengungkapkan bahwa seluruh hasil penjualan akan diserahkan kepada ibu Doherty, Rosa, sesuai keinginan sang aktris.
Rumah tersebut sempat mengalami kerusakan akibat asap dari Kebakaran Woolsey pada 2018, namun beruntung lolos dari amukan Kebakaran Palisades yang melanda Malibu pada 2025 dan menghancurkan banyak properti di kawasan tersebut. Bagi Doherty, rumah ini bukan sekadar tempat tinggal. "Ketika Anda seorang figur terkenal, rumah Anda menjadi tempat perlindungan," ujar Cortazzo kepada The Wall Street Journal, menggambarkan betapa pentingnya properti itu bagi mendiang.
Kisah properti ini tak lepas dari drama hukum yang menyertai hari-hari terakhir hidup Doherty. Perceraiannya dengan fotografer Kurt Iswarienko baru resmi diselesaikan pada 15 Juli 2024—dua hari setelah sang aktris mengembuskan napas terakhir pada 13 Juli 2024. Dalam perjanjian pisah yang dicapai sehari sebelum kematiannya, Doherty berhasil mempertahankan rumah Malibu, sebuah lukisan Salvador Dali, beberapa mobil, serta seluruh pendapatan dari karier aktingnya. Pertengkaran hukum sebelumnya sempat memanas ketika Doherty menuduh Iswarienko berharap dirinya meninggal sebelum kewajiban finansial terpenuhi—tuduhan yang langsung dibantah oleh pengacara sang fotografer.
Bagi penggemar di Indonesia, kisah ini mengingatkan pada fenomena rumah artis yang kerap menjadi aset bernilai tinggi sekaligus pusaka keluarga. Di Tanah Air, properti milik selebritas seperti mendiang Adjie Massaid atau Dorce Gamalama juga pernah menjadi sorotan setelah kematian mereka, terutama terkait sengketa waris. Kasus Doherty menunjukkan pentingnya perencanaan estate yang matang, termasuk penunjukan eksekutor tepercaya dan pengaturan distribusi aset yang jelas, agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di antara ahli waris.
Ke depannya, properti Malibu yang sarat kenangan ini kemungkinan akan direnovasi oleh pemilik baru atau dijadikan investasi jangka panjang. Pertanyaan yang mengemuka: apakah nilai jual kembali rumah tersebut akan meningkat seiring memori publik terhadap sang bintang, atau justru tergerus oleh risiko kebakaran hutan yang kian sering melanda California? Satu hal yang pasti, bagi Rosa Doherty, rumah yang pernah menjadi "sanctuary" putrinya kini telah berubah menjadi warisan finansial yang akan menemani masa tuanya.



