Innersloth Rilis 'Among Us Story: On Guard', Game Interaktif Berbalut Misteri Pembunuhan
Baca dalam 60 detik
- Innersloth mengumumkan proyek terbaru berjudul Among Us Story: On Guard di ajang Summer Game Fest 2026, yang akan hadir eksklusif di PC.
- Game ini menghadirkan narasi interaktif dengan pemain sebagai kru yang bertugas menjaga kapal, lalu harus membuktikan diri saat terjadi pembunuhan.
- Ekspansi ke genre cerita interaktif menandai langkah baru Innersloth di luar formula deduksi sosial klasik Among Us.

Innersloth, pengembang di balik fenomena Among Us, kembali mengejutkan industri gim dengan mengumumkan proyek anyar bertajuk Among Us Story: On Guard dalam gelaran Summer Game Fest 2026. Gim ini direncanakan rilis untuk platform PC, meskipun jadwal pastinya masih dirahasiakan.
Berbeda dengan pendahulunya yang mengandalkan mekanisme deduksi sosial multipemain, On Guard mengusung format interactive story atau cerita interaktif. Pemain akan berperan sebagai awak kapal yang bertugas sebagai penjaga keamanan. Tugas utamanya adalah memastikan kapal tetap aman hingga sebuah pembunuhan terjadi. Setelah insiden itu, fokus bergeser: pemain harus membuktikan bahwa dirinya bukan pelaku sekaligus bertahan hidup dari incaran impostor.
Langkah Innersloth ini menarik karena menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Sejak dirilis pada 2018, Among Us identik dengan permainan daring multipemain yang mengandalkan komunikasi dan kecurigaan antarpemain. Kini, mereka mencoba pendekatan naratif tunggal yang lebih linear, namun tetap mempertahankan elemen misteri dan ketegangan khas waralaba tersebut.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini membawa angin segar. Among Us sempat menjadi fenomena global selama pandemi, termasuk di Tanah Air, dengan jutaan pemain dari berbagai kalangan. Kehadiran On Guard berpotensi menarik kembali minat komunitas lokal, terutama mereka yang menyukai narasi berbasis pilihan dan teka-teki. Namun, tantangan tetap ada: apakah format cerita interaktif mampu mempertahankan daya tarik massal seperti pendahulunya?
Menurut analis industri gim, langkah Innersloth ini bisa menjadi uji coba untuk memperluas alam semesta Among Us. โDengan merambah ke genre story-driven, mereka tidak hanya menjaring pemain baru yang mungkin kurang tertarik dengan mode multipemain, tetapi juga memperdalam lore yang selama ini hanya tersirat,โ ujar seorang pengamat yang enggan disebut namanya. Keputusan ini juga dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan pada satu formula permainan.
Meski detail lebih lanjut masih minim, cuplikan yang ditampilkan di Summer Game Fest memperlihatkan suasana kapal yang mencekam, dengan sudut pandang orang pertama yang memperkuat imersi. Belum ada konfirmasi apakah gim ini akan memiliki elemen replayability seperti multiple endings atau pilihan yang memengaruhi alur cerita. Yang jelas, Innersloth tampaknya ingin membuktikan bahwa Among Us bukan sekadar party game, melainkan juga lahan subur untuk eksperimen naratif.
Dengan jadwal rilis yang masih menggantung, pertanyaan besarnya adalah: akankah Among Us Story: On Guard mampu menyamai popularitas pendahulunya, atau justru menjadi proyek sampingan yang terlupakan? Hingga informasi lebih lanjut terungkap, para penggemar hanya bisa berspekulasi sambil menanti kejutan berikutnya dari Innersloth.



