NVIDIA Batal Batal: Seri RTX 50 SUPER Kembali ke Jalur Produksi
Baca dalam 60 detik
- Setelah sempat dikabarkan dibatalkan, NVIDIA melanjutkan pengembangan seri RTX 50 SUPER termasuk varian 5060, 5070, dan 5080.
- Varian SUPER dibekali memori GDDR7 lebih besar, dengan RTX 5080 SUPER dan 5070 SUPER mencapai 24 GB, serta opsi 18 GB untuk 5070 SUPER.
- Peluncuran seri ini dijadwalkan pada 2026, membawa angin segar bagi gamer dan kreator konten yang menanti peningkatan performa.

NVIDIA memutuskan untuk melanjutkan rencana produksi jajaran kartu grafis GeForce RTX 50 SUPER, membantah rumor sebelumnya yang menyebutkan lini tersebut dibatalkan. Keputusan ini diungkap oleh sumber terpercaya MEGAsizeGPU, yang menyebut pabrikan asal Amerika itu tengah menyiapkan setidaknya tiga varian SUPER, termasuk RTX 5060 SUPER, RTX 5070 SUPER, dan RTX 5080 SUPER.
Kabar ini menjadi kejutan positif di tengah spekulasi bahwa NVIDIA mungkin menghentikan proyek SUPER setelah peluncuran seri RTX 50 reguler. Menurut MEGAsizeGPU, RTX 5060 SUPER akan hadir dengan memori 12 GB GDDR7, sementara RTX 5070 SUPER dan RTX 5080 SUPER masing-masing dibekali RAM 24 GB. Ada pula varian RTX 5070 SUPER dengan kapasitas 18 GB yang masih dalam pertimbangan. Semua model ini dijadwalkan rilis pada 2026.
Keputusan NVIDIA menghidupkan kembali seri SUPER menunjukkan strategi perusahaan untuk tetap kompetitif di segmen pasar menengah-atas. Dengan persaingan ketat dari AMD dan Intel, kehadiran varian dengan memori lebih besar menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengguna yang membutuhkan VRAM tinggi untuk rendering, gaming 4K, atau aplikasi AI. Di Indonesia, tren peningkatan kebutuhan kartu grafis untuk produktivitas dan hiburan digital terus naik, sehingga kehadiran seri SUPER bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mengincar performa tinggi dengan harga lebih terjangkau dibandingkan varian Ti atau flagship.
Meski demikian, NVIDIA belum memberikan pernyataan resmi mengenai spesifikasi detail maupun harga. Informasi yang beredar masih berasal dari bocoran dan belum dikonfirmasi. Analis menilai bahwa jika seri SUPER benar-benar dirilis, NVIDIA harus pintar menentukan harga agar tidak tumpang tindih dengan lini RTX 50 reguler yang sudah ada. Pasar Indonesia, yang sensitif terhadap harga, akan menantikan apakah varian SUPER ini dibanderol kompetitif atau justru melesat tinggi.
Ke depan, publik menanti apakah NVIDIA akan mempertahankan strategi SUPER untuk generasi mendatang atau justru beralih ke pendekatan lain. Pertanyaan besarnya: akankah seri RTX 50 SUPER mampu menggeser dominasi kartu grafis kelas menengah yang selama ini dikuasai oleh varian reguler?