Nintendo Siapkan Switch 2 Edisi Eropa dengan Baterai yang Bisa Dilepas
Baca dalam 60 detik
- Regulasi Uni Eropa yang mulai berlaku pada 2027 mewajibkan perangkat elektronik memiliki baterai yang mudah dilepas dan diganti.
- Nintendo akan merilis versi revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai yang dapat diganti, menyesuaikan dengan aturan baru tersebut.
- Langkah ini berpotensi memengaruhi desain konsol global dan membuka diskusi tentang kebijakan serupa di Indonesia.

Nintendo memastikan akan menghadirkan versi baru konsol Switch 2 di pasar Eropa yang dilengkapi baterai yang dapat dilepas dan diganti oleh pengguna. Langkah ini merupakan respons terhadap regulasi Uni Eropa yang mewajibkan produk dengan baterai internal untuk mudah diganti mulai 18 Februari 2027.
Dalam dokumen resmi yang dirilis, perusahaan asal Jepang itu menyebut bahwa mereka sedang menyiapkan model dengan nomor seri berawalan 'BEE'โyang sama dengan kode Switch 2 (BEE-001). Tidak hanya konsol utama, aksesori seperti Joy-Con 2 (BEE-012) dan Pro Controller (BEE-014) juga kemungkinan akan mendapatkan pembaruan serupa.
Kebijakan Uni Eropa ini bertujuan mengurangi limbah elektronik dan memperpanjang usia pakai perangkat. Produsen diwajibkan mendesain produk agar baterai dapat diakses tanpa alat khusus atau prosedur rumit. Bagi Nintendo, perubahan ini berarti penyesuaian pada rantai pasok dan produksi khusus untuk kawasan Eropa.
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan apakah Nintendo akan menerapkan desain baterai yang dapat dilepas secara global atau hanya terbatas di Eropa. Sejarah menunjukkan bahwa beberapa produsen, seperti Apple, kerap membuat versi regional untuk mematuhi aturan setempat. Namun, biaya produksi yang lebih tinggi untuk varian berbeda bisa menjadi pertimbangan.
Di Indonesia, isu baterai yang tidak dapat dilepas masih menjadi perdebatan. Konsumen kerap mengeluhkan sulitnya mengganti baterai yang aus, terutama pada perangkat gim genggam. Regulasi nasional tentang baterai perangkat elektronik belum seketat Uni Eropa, tetapi langkah Nintendo ini bisa menjadi preseden bagi produsen lain untuk lebih ramah lingkungan.
Menurut analis industri, perubahan desain ini tidak hanya berdampak pada kemudahan perbaikan, tetapi juga pada daya tahan dan estetika konsol. Baterai yang dapat dilepas biasanya membutuhkan ruang lebih besar dan penutup khusus, yang bisa memengaruhi ketebalan perangkat. Namun, bagi konsumen, keuntungan jangka panjang dalam hal perawatan dan penggantian baterai dianggap lebih penting.
Ke depan, Nintendo diperkirakan akan merilis lebih banyak detail teknis mengenai Switch 2 edisi Eropa, termasuk spesifikasi baterai dan harga. Pertanyaan besarnya adalah apakah perubahan ini akan diadopsi di pasar Asia, termasuk Indonesia, atau hanya menjadi solusi regional untuk memenuhi regulasi setempat.



