Peabo Bryson, Legenda Suara Disney, Tutup Usia di 75 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi R&B peraih Grammy, Peabo Bryson, meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah mengalami stroke.
- Ia dikenal luas lewat duet ikonik 'Beauty and the Beast' bersama Celine Dion dan 'A Whole New World' dari Aladdin.
- Kepergiannya meninggalkan warisan musik yang telah mengiringi tiga generasi pendengar di seluruh dunia.

Dunia musik internasional kembali berduka. Peabo Bryson, penyanyi R&B legendaris yang suaranya melekat pada dua lagu Disney paling ikonik sepanjang masa, meninggal dunia pada Selasa malam (02/06/26) di usia 75 tahun. Kepergiannya dikonfirmasi oleh perwakilannya setelah sang musisi mengalami stroke beberapa hari sebelumnya.
Bryson, yang namanya melambung berkat duetnya dengan Celine Dion dalam "Beauty and the Beast" (1991) dan dengan Regina Belle dalam "A Whole New World" dari film Aladdin (1992), meninggalkan jejak tak terhapuskan di industri hiburan. Dua lagu tersebut tidak hanya memenangkan Grammy Award untuk Penampilan Pop Terbaik oleh Duo atau Grup pada 1993 dan 1994, tetapi juga menjadi soundtrack masa kecil jutaan orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Menurut pernyataan resmi dari pihak keluarga, Bryson "berpulang dengan tenang" dikelilingi oleh orang-orang terkasih. "Selama lebih dari lima dekade, suara luar biasa Peabo telah menjadi pengiring momen-momen paling berharga dalam hidup," demikian bunyi pernyataan tersebut. "Musiknya membawa generasi melalui perayaan penuh sukacita, kisah cinta yang agung, serta momen penghiburan dan inspirasi."
Karier Bryson dimulai segera setelah ia lulus SMA, dengan album debut bertajuk Peabo pada 1976. Ia kemudian bergabung dengan Capitol Records setahun berselang, sebelum pindah ke Elektra Records pada 1984. Di bawah naungan Elektra, ia merekam lagu tema untuk sinetron populer One Life to Live. Bryson kemudian kembali ke Capitol dan terus berkarya hingga merilis album terakhirnya pada 2018.
Kepergian Bryson meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluargaโistri Tanya Bonaface Bryson dan dua anaknyaโtetapi juga bagi jutaan penggemar lintas generasi. Di Indonesia, lagu-lagu Bryson sering diputar di radio dan menjadi favorit di era 1990-an, terutama saat tren musik Disney sedang mencapai puncaknya. Banyak pendengar Indonesia yang tumbuh besar dengan mendengarkan "Beauty and the Beast" dan "A Whole New World" versi Bryson, menjadikannya bagian dari kenangan masa kecil kolektif.
Keluarga Bryson menyampaikan rasa terima kasih atas curahan doa dan dukungan dari seluruh dunia. "Hati kami hancur, namun kami menemukan penghiburan karena mengetahui betapa dalamnya Peabo dicintai dan betapa banyak jiwa yang tersentuh oleh suara dan semangat dermawannya," tulis mereka dalam pernyataan terpisah. Rencana peringatan dan perayaan hidup akan diumumkan di kemudian hari.
Dengan kepergian Peabo Bryson, industri musik kehilangan salah satu vokalis paling serbaguna yang mampu menjembatani genre R&B, pop, dan soundtrack film. Pertanyaan yang kini menggantung: akankah ada lagi suara yang mampu mengisi celah yang ditinggalkannya, terutama di era di mana musik Disney terus dicari versi daur ulangnya?



