Gelombang Kepulangan Jemaah Haji Dimulai: 838 Orang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini
Baca dalam 60 detik
- Kloter pertama jemaah haji Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Juni 2026, menandai awal fase pemulangan yang berlangsung hingga 30 Juni.
- Sebanyak 34.853 jemaah akan kembali ke Tanah Air melalui 84 kloter, dengan empat debarkasi utama: Pondok Gede, Bekasi, Banten, dan Lampung.
- Manajemen bandara mengimbau keluarga tidak menjemput langsung di terminal untuk menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7507672/original/005412200_1780279902-IMG-20260531-WA0002.jpg)
Senin, 1 Juni 2026, menjadi hari pertama gelombang kepulangan jemaah haji Indonesia setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 838 orang dari dua kloter perdana dijadwalkan mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, menandai dimulainya fase pemulangan yang akan berlangsung hingga akhir bulan ini.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, memastikan seluruh personel dan fasilitas telah disiagakan untuk menyambut kedatangan jemaah. "Bandara Internasional Soekarno-Hatta siap menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia yang telah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pada hari pertama, dua penerbangan dari Jeddah membawa 391 jemaah Debarkasi Pondok Gede dan 445 jemaah Debarkasi Bekasi. Kedua kelompok tersebut menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Secara keseluruhan, selama fase kepulangan yang berlangsung hingga 30 Juni 2026, Bandara Soekarno-Hatta akan melayani kedatangan 34.853 jemaah haji yang tergabung dalam 84 kelompok terbang atau kloter.
Heru merinci bahwa debarkasi terbesar berasal dari Bekasi dengan 12.092 jemaah, disusul Banten (9.096), Pondok Gede (8.701), dan feeder Lampung (4.964). Seluruh proses kepulangan dipusatkan di Terminal 2F yang telah disiapkan sebagai Terminal Layanan Haji. Fasilitas pendukung seperti area kedatangan, sistem penanganan bagasi, pos kesehatan, dan pengaturan bus pengangkut jemaah menuju debarkasi masing-masing telah dioptimalkan.
Untuk menjaga kelancaran arus kedatangan, manajemen bandara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan. Langkah ini diambil untuk menghindari kepadatan dan memastikan operasional berjalan tertib. Jemaah yang tiba akan langsung diberangkatkan menuju debarkasi sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu keluarga.
Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama fase kepulangan ini. Heru menekankan pentingnya koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, otoritas bandara, dan petugas haji. "Kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan operasional haji. Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba di Tanah Air," tambahnya.
Dengan dimulainya arus balik ini, pertanyaan yang mengemuka adalah bagaimana efektivitas sistem debarkasi dan transportasi dalam mengelola lonjakan kedatangan harian, terutama mengingat jumlah jemaah yang cukup besar dan tersebar di empat titik debarkasi. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi tolok ukur untuk memastikan tidak terjadi kendala berarti, seperti penundaan bagasi atau kepadatan di area transit.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7762684/original/039165800_1780572551-IMG_7872.jpeg)