Iraola Puji Ngumoha Jelang Kembali ke Bournemouth: Pemain 18 Tahun yang Siap Gantikan Salah
Baca dalam 60 detik
- Andoni Iraola akan menghadapi Bournemouth untuk pertama kalinya sejak meninggalkan klub musim panas lalu, mengakui laga akan sulit karena The Cherries memahami taktiknya.
- Pelatih asal Spanyol itu melontarkan pujian untuk Ronald Araujo yang fleksibel dan Rio Ngumoha yang baru saja dipanggil timnas Inggris senior.
- Ngumoha, yang baru berusia 18 tahun, berpotensi menjadi penerus jangka panjang Mohamed Salah di sisi kanan serangan Liverpool.

Liverpool akan bertandang ke markas Bournemouth pada akhir pekan ini, dan bagi Andoni Iraola, laga tersebut menjadi momen emosional sekaligus ujian taktis. Ini adalah pertama kalinya ia kembali ke klub yang ia tinggalkan pada musim panas lalu, dan ia mengakui bahwa menghadapi The Cherries tidak akan mudah karena mereka sangat memahami sistem permainannya.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Iraola mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan manajer baru Bournemouth, Marco Rose, selama musim panas. “Ini akan menjadi laga yang rumit karena mereka jelas tahu betul apa yang kami coba lakukan, baik dengan maupun tanpa bola. Tapi saya juga punya keuntungan – saya tahu kekuatan dan kelemahan mereka,” ujarnya. Ia juga mengaku akan merasa “aneh” menghadapi klub yang ia dukung saat melawan Real Sociedad di Liga Europa pada Kamis lalu.
Selain membahas pertandingan, Iraola menyempatkan diri memuji Ronald Araujo. Bek Uruguay itu dinilai memiliki daya tahan fisik luar biasa dan bersedia mengisi berbagai posisi sejak tiba di Anfield. “Saya pikir dia butuh perubahan seperti ini. Dia datang dengan rendah hati, berasal dari klub besar, pemain berpengalaman,” kata Iraola. “Kami butuh dia di bek kanan, di bek tengah, dan jika perlu di posisi lain, saya rasa dia siap.”
Pujian tersebut menjadi angin segar bagi penggemar Liverpool yang selama ini mengkhawatirkan kedalaman skuad di sisi kanan pertahanan setelah kepergian Trent Alexander-Arnold, yang diperparah dengan hengkangnya Mohamed Salah setahun kemudian. Kehadiran Araujo yang mampu menutupi flank kanan memberikan solusi jangka pendek, tetapi Iraola tampaknya sudah menemukan penerus jangka panjang untuk ancaman serangan Salah, dan itu bukanlah rekrutan mahal musim panas ini.
Rio Ngumoha mendapat pujian khusus dari Iraola, yang menunjuk respons pemain muda itu setelah awal sulit melawan Tottenham sebagai bukti kematangan yang berkembang, terutama karena ia bermain di sisi kanan yang bukan posisi favoritnya. “Saat melawan Spurs, mungkin dia tidak memulai pertandingan dengan baik, tapi saya suka bagaimana dia bangkit,” kata Iraola. “Dia kalah dalam beberapa duel di awal. Udogie adalah pemain yang sangat kuat. Tapi setelah itu, dia melakukan tugasnya. Pada dua gol pertama, dia muncul. Segalanya berasal dari situasi satu lawan satu dan dia mengambil keputusan yang baik.”
Ia menambahkan bahwa Ngumoha masih perlu beradaptasi dengan ritme Liga Primer karena usianya yang masih sangat muda, tetapi kualitasnya sudah terlihat. “Dia memiliki kualitas untuk terlibat dalam permainan seperti itu dan saya terutama menyukai sikapnya, karena dia tidak seperti: ‘Saya lebih suka bermain di sini.’ Dia siap melakukan apa yang kami butuhkan. Saya juga sangat senang karena dia dipanggil timnas.”
Pemanggilan Ngumoha ke skuad Inggris menjadi bukti bahwa bakatnya diakui di level internasional. Pelatih Thomas Tuchel akan memimpin empat pertandingan Liga Nations dalam 11 hari, dengan Ceko dua kali menjadi lawan, sehingga rotasi menjadi kunci dan pemain 18 tahun itu hampir pasti akan mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi.
Bagi Liverpool, munculnya Ngumoha sebagai opsi di lini serang memberikan harapan baru. Kepergian Salah meninggalkan lubang besar di sisi kanan, tetapi jika Ngumoha terus berkembang, ia bisa menjadi solusi jangka panjang tanpa perlu mengeluarkan dana besar. Namun, masih terlalu dini untuk menaruh beban besar di pundaknya. Pertanyaannya, akankah Iraola berani memberinya menit bermain reguler di Liga Primer, ataukah ia akan tetap menjadi pelapis hingga benar-benar matang?



