Prabowo Serukan Persatuan dan Kerja Keras di Tengah Dinamika Global dalam Peringatan Waisak
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa menjaga optimisme dan gotong royong di tengah ketidakpastian global saat peringatan Waisak 2570 BE.
- Pesan itu disampaikan dalam video pada puncak perayaan Tri Suci Waisak, menekankan nilai welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan sebagai fondasi karakter bangsa.
- Prabowo juga menegaskan keberagaman sebagai kekuatan pemersatu untuk mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7473748/original/075472300_1780246716-IMG-20260531-WA0007.jpg)
Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era untuk menyampaikan pesan strategis: bangsa Indonesia harus tetap bersatu dan optimis di tengah gejolak global. Dalam video yang ditayangkan pada puncak peringatan Tri Suci Waisak, Minggu (31/5/2026), Kepala Negara menekankan pentingnya kerja keras, saling membantu, dan gotong royong sebagai kunci mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Pesan itu disampaikan di saat dunia menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Menurut Prabowo, semangat Waisak tahun iniโyang mengusung tema "Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Duniaโโharus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa. Ia mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan, menebarkan kebaikan, dan mengedepankan dialog dalam kehidupan berbangsa.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti keberagaman Indonesia sebagai kekuatan besar. โKita memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi yang berbeda-beda. Namun kita dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu membangun Indonesia yang damai, adil, makmur, dan sejahtera,โ ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa di tengah perbedaan, tujuan bersama tetap menjadi perekat utama.
Kepala Negara menilai nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Waisak memberikan pelajaran berharga untuk memperkokoh karakter bangsa. Ia meyakini ajaran Buddha tentang welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan akan semakin memperkuat jati diri Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian. โSaya yakin dan percaya bahwa nilai-nilai tersebut akan semakin memperkokoh karakter bangsa Indonesia,โ ungkapnya.
Prabowo juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Raya Waisak sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan nasional dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dalam penutup pesannya, ia berharap cahaya kebijaksanaan, kedamaian, dan kasih sayang senantiasa menerangi langkah bangsa dalam membangun Indonesia yang maju, modern, kuat, dan harmonis. Seruan ini menjadi pengingat bahwa di tengah tantangan global, persatuan dan kerja keras tetap menjadi modal utama pembangunan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7684313/original/037026700_1780480342-IMG_1064.jpeg)