Aston Villa Incar Matias Soule: Amunisi Baru untuk Ketajaman Ollie Watkins
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa dikabarkan siap menggelontorkan dana 35 juta pound untuk merekrut winger AS Roma, Matias Soule, guna memperkuat lini serang.
- Statistik Soule di Serie A musim lalu—1,9 peluang per laga dan akurasi crossing 30%—diyakini mampu meningkatkan produktivitas gol Ollie Watkins.
- Kebutuhan dana segar AS Roma membuka peluang transfer, dengan Villa sebagai salah satu klub terdepan dalam perburuan pemain Argentina berusia 23 tahun itu.

Kesuksesan Aston Villa menjuarai Liga Europa musim lalu tidak hanya mengukuhkan nama Unai Emery di sejarah klub, tetapi juga melambungkan ekspektasi publik West Midlands. Trofi kini bukan lagi sekadar mimpi, melainkan tuntutan. Untuk memenuhi ambisi itu, Villa bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan membidik Matias Soule, winger AS Roma yang dinilai sebagai katalis sempurna bagi ketajaman Ollie Watkins.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport yang dikutip Sport Witness, Soule terbuka untuk pindah ke Premier League, dan Villa menjadi salah satu peminat serius. Angka 35 juta poundsterling disebut sebagai nilai yang disepakati kedua klub, meski belum ada kepastian seberapa dalam kantong Emery akan terkuras. Yang jelas, AS Roma tengah membutuhkan dana segar untuk menghindari masalah finansial, sehingga negosiasi diprediksi tidak akan berlarut.
Langkah ini menjadi krusial mengingat performa Watkins yang sempat diragukan pada awal musim 2025/26. Striker Inggris itu hanya mencetak satu gol dalam 18 laga pertama, namun bangkit dengan 12 gol di 16 pertandingan terakhir, menutup musim dengan total 21 gol—terbanyak di skuad Villa. Emery sadar bahwa mempertahankan ketajaman Watkins membutuhkan suplai bola berkualitas, dan Soule hadir sebagai jawaban.
Statistik Soule di Serie A musim lalu menunjukkan kapasitasnya sebagai kreator peluang. Dengan rata-rata 1,9 peluang per 90 menit, ia masuk dalam 20 persen terbaik penyerang di Eropa. Kemampuan crossingnya—akurasi 30 persen—menempatkannya di atas 85 persen pemain lain di liga Italia. Hal ini menjadi kabar gembira bagi Watkins, yang musim lalu mencetak 25 persen golnya lewat sundulan dari umpan silang.
Selain sebagai pengumpan, Soule juga memiliki naluri mencetak gol. Tujuh golnya musim lalu membuktikan ia bukan sekadar pemain sayap biasa. Kemampuan dribelnya—1,5 sukses per laga—menambah dimensi serangan Villa yang selama ini mengandalkan kecepatan di sisi sayap. Jika duet Soule-Watkins terbentuk, bukan tidak mungkin Villa akan tampil lebih variatif dan sulit diprediksi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Villa di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Premier League selalu menjadi liga dengan basis penggemar terbesar di Tanah Air, dan keputusan Emery merekrut pemain seperti Soule bisa menjadi tolok ukur strategi klub-klub Inggris dalam memburu talenta muda Italia. Selain itu, keberhasilan Villa mempertahankan posisi papan atas Premier League akan memengaruhi persaingan di liga yang juga banyak disiarkan di Indonesia.
Transfer ini juga mengingatkan pada keberhasilan Villa merekrut Morgan Rogers yang langsung bersinar. Soule diharapkan bisa mengikuti jejak tersebut. Namun, pertanyaan besarnya: akankah Emery berani mengeluarkan dana 35 juta pound di tengah persaingan ketat bursa transfer? Atau justru klub lain yang akan menyalip? Jawabannya akan menentukan apakah Villa benar-benar siap bersaing di level tertinggi Eropa musim depan.



